Pelatih Timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino memberikan respons diplomatis terkait rumor yang mengaitkan dirinya dengan AC Milan setelah klub Serie A tersebut memecat Massimiliano Allegri akibat gagal menembus Liga Champions.
Klub berjuluk Rossoneri itu finis di peringkat kelima atau keenam klasemen akhir Liga Italia setelah kalah di pekan pamungkas musim 2025/26. Manajemen klub dilaporkan langsung bergerak mencari suksesor, dan jurnalis Nico Schira menyebut nama Pochettino telah diperkenalkan ke AC Milan, bahkan perwakilan kedua belah pihak diisukan telah bertemu pekan lalu.
Pochettino awalnya sempat memberikan bantahan singkat saat ditanya mengenai negosiasi langsung. Kendati demikian, mantan manajer Chelsea, Tottenham Hotspur, dan PSG tersebut tidak memberikan jawaban pasti mengenai pergerakan agennya.
"Mungkin saja, karena mereka harus menjalankan tugasnya," ujar Pochettino seperti dilansir BBC.
Arsitek tim asal Argentina itu menambahkan bahwa komunikasi dengan berbagai pihak merupakan hal biasa bagi seorang profesional. Ia mempertanyakan dampak yang terjadi seandainya pertemuan tersebut memang benar-benar melangsungkan sebuah diskusi.
"Kalau saya bertemu seseorang, apa yang terjadi? Apa yang akan berubah kalau saya bertemu seseorang?" lanjutnya.
Menurutnya, jaringan pertemanan yang luas di dunia sepak bola membuat potensi komunikasi selalu terbuka. Sang agen pun dinilai hanya menjalankan fungsi untuk mengeksplorasi prospek karier ke depan.
"Kami punya teman di mana-mana dan perwakilan saya bekerja untuk saya mencoba menemukan peluang terbaik untuk masa depan. Itu wajar," kata Pochettino.
Meski rumor terus berembus kencang, komitmen jangka pendek untuk menakhodai Timnas Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 tetap menjadi fokus utama. Pochettino baru saja menggelar pertemuan bersama asistennya, Jesus Perez, serta petinggi Federasi Sepak Bola AS, JT Batson dan Dan Helfrich, untuk membahas proyek jangka panjang sepak bola Negeri Paman Sam termasuk Olimpiade 2028.
"Transparansi yang kami tunjukkan adalah komitmen kami kepada tim nasional hingga Piala Dunia, hingga Piala Dunia berakhir," katanya seperti dilansir dari Goal.
Ia juga mengakui adanya sejumlah pendekatan dari klub lain selama hampir dua tahun terakhir. Namun, ia kembali menegaskan sikapnya untuk menghormati masa bakti yang berjalan.
"Dalam hampir dua tahun, kami telah menerima banyak tawaran, dan kami selalu mengatakan bahwa kami akan menyelesaikan kontrak pada bulan Juli setelah Piala Dunia."
Pochettino menambahkan bahwa pertemuan dengan pihak lain di tengah kontrak berjalan merupakan hal lumrah bagi para juru taktik di dunia sepak bola modern.
"Tentu saja, kami telah didekati. Saya tidak akan berbohong kepada Anda. Tentu saja, saya telah bertemu beberapa orang dari klub yang berbeda, tetapi itu adalah percakapan biasa karena kami memiliki teman di dunia sepak bola."
Pochettino menegaskan bahwa kehadirannya saat ini membuktikan komitmen penuh untuk mendampingi Christian Pulisic dan kawan-kawan di turnamen akbar tersebut.
"Kami memiliki teman di mana-mana, dan perwakilan saya bekerja untuk saya untuk mencoba menemukan kemungkinan terbaik untuk masa depan. Itu normal," imbuh Pochettino.
Pria berusia 54 tahun tersebut memegang status sebagai pelatih dengan bayaran tertinggi dalam sejarah Timnas AS sejak menandatangani kontrak tiga tahun pada September 2024. Walau memiliki rencana jangka panjang dengan federasi, laporan dari vietnam.vn menyebutkan kontraknya akan berakhir pasca-turnamen dan tidak ada rencana perpanjangan karena ia memprioritaskan kembali ke level klub Eropa.
"Itu normal bagi semua kolega saya. Ada banyak contoh orang yang terikat kontrak di klub yang berbeda yang bertemu dan berbicara dengan orang lain," ujarnya.
Hingga saat ini, manajemen AC Milan masih terus menimbang profil pelatih yang sesuai dengan visi jangka panjang serta kemampuan finansial klub demi mengembalikan kejayaan di kompetisi domestik dan Eropa.
"Jika saya tidak berkomitmen, lalu apa yang saya lakukan di sini? Saya di sini sekarang. Saya di sini, dan saya tidak akan pergi besok," imbuh Pochettino.