Pertandingan perebutan trofi Muang Thai Cup mempertemukan dua klub papan atas Thai League 1, Port FC dan BG Pathum United, di Stadion Thammasat pada Minggu malam, 24 Mei 2026. Laga krusial di akhir musim ini menjadi momentum besar bagi kedua tim untuk mengamankan gelar juara, hadiah uang tunai, serta tiket menuju kompetisi regional.
Kemenangan pada babak sebelumnya diakui menjadi modal penting bagi skuad BG Pathum United untuk menghadapi pertandingan final ini. Pelatih BG Pathum United, Vladimir Vujovic, mengutarakan tantangan besar yang dihadapi timnya dalam laga penentu tersebut.
"a tough game against the strongest team in the league." kata Vladimir Vujovic, Pelatih BG Pathum United.
Kewaspadaan tinggi diterapkan oleh sang pelatih mengingat daya serang tim lawan dinilai sangat berbahaya. Hal itu membuat kedisiplinan di lini pertahanan menjadi kunci utama bagi tim berjuluk The Rabbits agar bisa meredam agresivitas lawan.
"We have good momentum now. Facing Port will be another difficult challenge because they have a strong attacking side. We must be defensively disciplined. This season has seen several changes, including three head coaches, but the players have adapted and helped us reach the final." tambah Vladimir Vujovic, Pelatih BG Pathum United.
Kekuatan lini tengah BG Pathum United dipastikan berkurang menyusul absennya dua pilar utama. Salah satu pemain yang harus menepi adalah sang playmaker andalan, Chanathip Songkrasin, akibat mengalami cedera panjang.
"This is the final game of the season and we will try to win the trophy for our fans," kata Vladimir Vujovic, Pelatih BG Pathum United.
Dukungan penuh dari para suporter di stadion sangat diharapkan oleh juru taktik tersebut guna mengalirkan motivasi tambahan bagi anak asuhnya.
"We want everyone to come and cheer us at full capacity." tutur Vladimir Vujovic, Pelatih BG Pathum United.
Meskipun absennya Chanathip disayangkan karena perannya yang vital, anggota tim yang lain menegaskan komitmen penuh untuk memberikan performa maksimal demi meraih kemenangan.
"He is the main player who can change a game, but everyone will fight for the team and keep the spirit high in the final," kata Patrik Gustavsson, Pemain BG Pathum United.
Di kubu seberang, Port FC mengusung motivasi tinggi untuk mengakhiri periode panjang tanpa gelar juara. Pelatih Port FC, Sarawut Treephan, menggarisbawahi catatan impresif anak asuhnya serta ambisi besar yang diusung oleh seluruh elemen tim sejak dirinya mengambil alih kursi kepelatihan.
"Since I became head coach, every player has been motivated to win this trophy. We scored 11 goals and conceded only three in the quarter‑final and semi‑final." tegas Sarawut Treephan, Pelatih Port FC.
Kondisi internal Port FC saat ini terhitung sangat ideal menjelang laga final. Seluruh pemain pilar dilaporkan berada dalam kondisi bugar, serta terbebas dari masalah cedera maupun sanksi akumulasi kartu yang bisa melarang mereka bertanding.
"Port have not won silverware for a long time, so the players are eager. We have no injuries or suspensions. Our goal is to bring the trophy back to Klong Toey." tambah Sarawut Treephan, Pelatih Port FC.
Ketegangan tinggi serta atmosfer kompetitif dalam pertandingan ini sudah diantisipasi secara matang oleh para pemain. Gelandang Port FC mengungkapkan kesiapannya untuk menghadapi tekanan besar dari kubu lawan demi memenuhi target menjadi juara.
"This final will be exciting and full of pressure as both teams want to be champions. I am looking forward to it, and I believe our fans will come in numbers to support us." ujar Peeradol Chamrasamee, Pemain Port FC.
Berdasarkan laporan dari Bangkok Post, tim yang sukses keluar sebagai juara akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar lima juta baht dan mengamankan tempat di babak penyisihan grup Asean Shopee Cup 2026-27. Sementara itu, tim yang harus puas menempati peringkat kedua akan menerima hadiah sebesar satu juta baht.