Pertandingan final Liga Champions yang mempertemukan Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal diprediksi tidak akan berlangsung terbuka. Legenda Arsenal, Paul Merson, menilai raksasa Prancis tersebut berpeluang besar mempertahankan gelar juara dengan syarat mampu menjaga gawang mereka tetap perawan di awal laga.
Pertemuan pamungkas antara PSG melawan Arsenal dijadwalkan berlangsung di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026) malam WIB. Dilansir dari Detik Sport, Les Parisiens melangkah ke final dengan modal status juara bertahan setelah mendepak Bayern Munich lewat keunggulan agregat 6-5 di semifinal.
Di sisi lain, Arsenal menembus partai puncak dengan catatan impresif tanpa tersentuh kekalahan sekalipun. Skuad asuhan Mikel Arteta tersebut tercatat hanya kebobolan enam kali dari 14 pertandingan yang mereka lakoni sejak bergulirnya fase liga.
Ketangguhan lini pertahanan klub asal London itu membuat Merson meyakini PSG akan menghadapi jalan terjal apabila membiarkan lawan mencetak gol lebih dulu. Mantan penggawa Arsenal ini juga memperkirakan duel puncak nanti minim gol.
"PSG akan menunjukkan respek kepada Arsenal. Ini tidak akan seperti saat melawan Bayern Munich di leg pertama, di mana pertandingannya terbuka dan seperti 'kamu cetak gol, maka aku juga'," ujar Merson.
"Kalau PSG ingin memenangi final ini, mereka tidak boleh membiarkan Arsenal mencetak gol lebih dulu," lanjutnya.
"Kita tahu betapa sulitnya membongkar Arsenal. Bahkan PSG bisa main bertahan seperti yang mereka lakukan melawan Bayern di leg kedua, tapi trisula lini depan mereka superior dibandingkan Arsenal."
"Bahkan jika Arsenal mencoba, mereka tidak bisa menyamai lini serang PSG!" katanya menambahkan.