Masa depan Marcus Rashford di Manchester United kembali menjadi spekulasi setelah klub menerima dua proposal pertukaran pemain menyusul berakhirnya masa pinjaman sang penyerang di Barcelona.
Pemain berusia 28 tahun tersebut berpeluang dilepas secara permanen oleh manajemen Erik ten Hag ke klub lain setelah Arsenal, Aston Villa, dan Tottenham Hotspur juga dilaporkan sempat mendiskusikan namanya.
Barcelona memiliki opsi pembelian permanen senilai 35 juta euro atau sekitar 30 juta poundsterling, namun klub asal Catalan tersebut dilaporkan sedang menegosiasikan penurunan biaya transfer.
Sebagai alternatif pembayaraan tanpa mengaktifkan klausul rilis, Barcelona menawarkan gelandang muda Marc Casado ke Manchester United demi memuluskan kepindahan permanen Rashford ke Camp Nou.
Di sisi lain, AC Milan juga mengajukan proposal tukar guling yang melibatkan winger mereka, Rafael Leao, yang memiliki klausul rilis senilai 131 juta poundsterling.
Rencana pertukaran dengan AC Milan ini mendapat dukungan penuh dari mantan bek legendaris Setan Merah, Jaap Stam, yang menilai langkah tersebut menguntungkan bagi kedua belah pihak.
"Maybe a swap between Rafael Leao and Marcus Rashford could work. Leao is also a good player." ujar Jaap Stam, Mantan Pemain Manchester United.
Stam menambahkan bahwa potensi besar Leao sudah terbukti di Milan dan sang pemain layak masuk dalam daftar target belanja Manchester United untuk musim depan.
"He has shown his potential at Milan, of course, in what he can do. I think he is a player that should be on the list of targets for Man Utd. Having said that, you need to have a look not only at the skill of a player, but also at the mentality of players." cetus Jaap Stam, Mantan Pemain Manchester United.
Menurut Stam, pihak manajemen klub juga harus jeli melihat situasi tim dan kontribusi pemain baru agar tidak menimbulkan friksi atau kejengkelan di dalam skuad jika ada pemain yang tidak masuk dalam jajaran starter.
"You need to consider the situation where the club is, what player they are bringing in that is going to help the club going forward, so that you don't get any irritations from players who are not being picked to start." kata Jaap Stam, Mantan Pemain Manchester United.
Direktur Olahraga Barcelona, Deco, justru memberikan pujian tinggi atas kontribusi masif Rashford yang berhasil mencetak 14 gol dan 11 assist dalam 49 laga hingga membawa Barca menjuarai LaLiga.
Salah satu momen krusial Rashford adalah gol tendangan bebas spektakuler saat mengalahkan Real Madrid 2-0 dalam laga El Clasico pada 10 Mei yang memastikan gelar juara domestik mereka.
"We knew he had these kinds of skills. I saw him scoring at United many times, but this goal was unbelievable. It was a fantastic goal," puji Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Deco mengakui tidak mudah bagi pemain dengan reputasi besar seperti Rashford untuk datang sebagai pemain pinjaman, namun ia mampu memikul tanggung jawab besar menggantikan peran Raphinha dengan sangat baik.
"Marcus has helped us a lot because he came on loan. It is not easy to come on loan as a player like him because he is a top player." tutur Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Deco menambahkan bahwa meski terkadang harus memulai pertandingan dari bangku cadangan, Rashford menunjukkan reaksi yang sangat profesional dan bekerja keras sepanjang musim.
"He helped us a lot because he had the responsibility to replace Raphinha; it is not easy, but he did very well." sebut Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Pihak klub menyatakan kepuasannya atas performa Rashford dan menilai sang penyerang sangat layak merayakan trofi LaLiga berkat dedikasi tinggi yang ditunjukkannya di lapangan.
"Sometimes he [is] on the bench, and it's not easy, but he reacted very well, and he did everything." tambah Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Kemenangan LaLiga ini menjadi trofi kedua beruntun bagi Barcelona sejak ditangani Hansi Flick, yang juga telah mempersembahkan gelar Copa del Rey serta dua trofi Supercopa de Espana.
"His season was very good, and we are happy he won La Liga with us. He deserves [it], he works a lot and works hard to be here. We are happy with him." pungkas Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Skuad Barcelona saat ini banyak bertumpu pada generasi baru jebolan akademi seperti Lamine Yamal dan Pau Cubarsi, yang membuat masa depan klub dinilai sangat cerah.
"It is true that we won two LaLigas, but these players want to win more; they believe that they can win more;" jelas Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Motivasi tinggi dari para pemain muda ini dinilai krusial karena kepercayaan diri mereka untuk meraih hal-hal besar akan terus mendorong klub meraih prestasi tertinggi.
"That's why it's important, because if the players believe they can achieve more important things, you see, they still want to do something important." papar Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Deco meyakini bahwa komposisi skuad belia yang haus kemenangan ini merupakan awal dari era baru dan sejarah besar bagi Barcelona.
"I believe that this team, for me, is the beginning of the era, the beginning of the history of this team, because they are so young and still want to win something important." ungkap Deco, Direktur Olahraga Barcelona.
Keinginan kuat agar Rashford tetap bertahan di Spanyol juga disuarakan oleh rekan setimnya, Frenkie de Jong, yang merasa sangat senang dengan kehadiran sang penyerang di Catalonia.
"Yes, I believe so. In the minutes he's played, he has given us a lot: goals, assists, depth. He is a fast player, who threatens rival defences. I would be delighted if he continued with us." tegas Frenkie de Jong, Gelandang Barcelona.
De Jong mengungkapkan bahwa sejak awal kedatangannya, Rashford selalu menunjukkan antusiasme tinggi, kebahagiaan, serta proses adaptasi yang berjalan sangat lancar di dalam tim.
"He arrived here with a lot of enthusiasm. He was very happy to be here and from the first moment he arrived you could already see that he wanted to stay. He's tried to adapt as best he could and I've seen him do well." urai Frenkie de Jong, Gelandang Barcelona.
Hingga kini, proses negosiasi transfer Rashford masih terus bergulir di tengah persiapan tim nasional Inggris menjelang turnamen internasional di Amerika Serikat.