Paris Saint-Germain (PSG) dipastikan melaju ke babak final Liga Champions setelah menahan imbang Bayern Munich dengan skor 1-1 pada laga leg kedua semifinal di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini memberikan keunggulan agregat bagi tim asal Prancis tersebut.
Keberhasilan skuat asuhan Les Parisiens mencapai partai puncak didukung oleh modal kemenangan 5-4 atas Bayern pada pertemuan pertama di kandang sendiri, sebagaimana dilansir dari Detik Sport. Dengan agregat akhir 6-5, PSG berhak memperebutkan trofi juara di Puskas Arena mendatang.
Penyerang PSG, Kvaratskhelia, memberikan pandangannya mengenai intensitas pertandingan yang baru saja mereka jalani di markas raksasa Jerman tersebut. Ia mengakui kualitas lawannya sebagai rintangan terbesar yang dihadapi timnya sepanjang kompetisi musim ini.
"Senang banget kami masuk ke final. Kami tahu melawan Arsenal akan sulit," ujar Kvaratskhelia.
Pemain asal Georgia tersebut menekankan bahwa Bayern Munich merupakan salah satu kekuatan sepak bola terbesar saat ini yang memberikan tekanan luar biasa sepanjang laga. Namun, ia merasa bangga dengan respons dan daya juang yang ditunjukkan oleh rekan-rekannya di lapangan.
"Bayern adalah salah satu tim terbaik saat ini. Tadi sangat sulit. Yang paling sulit musim ini."
Kvaratskhelia juga menegaskan komitmen pribadinya untuk terus berjuang demi klub dalam upaya meraih gelar juara Eropa pertama mereka. Performa PSG di Allianz Arena dianggapnya sebagai bukti bahwa timnya mampu bersaing di level tertinggi melawan klub-klub elit dunia.
"Kami menunjukkan bahwa kami bisa bermain melawan tim-tim seperti ini. Saya akan memberikan segalanya untuk seragam ini," katanya.
Berdasarkan jadwal kompetisi, PSG akan berhadapan dengan Arsenal dalam partai final yang akan diselenggarakan di Puskas Arena, Budapest. Pertandingan penentuan gelar juara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (30/5/2026).