Paris Saint-Germain (PSG) akan bertandang ke markas Bayern Munchen di Allianz Arena pada Rabu, 6 Mei 2026, guna memperebutkan tiket final UEFA Champions League. Klub asal Prancis tersebut mengemban misi mempertahankan keunggulan agregat 5-4 di tengah krisis lini belakang akibat cederanya Achraf Hakimi.
Absennya Hakimi memaksa pelatih PSG melakukan modifikasi taktik dengan menempatkan gelandang muda Warren Zaïre-Emery di posisi bek kanan. Pemain berusia 20 tahun tersebut memiliki tugas berat untuk meredam daya gedor lini serang Die Roten yang sempat mencetak empat gol pada leg pertama di Paris.
Zaïre-Emery mengakui kesulitan mengawal barisan depan Bayern Munchen yang dinilainya memiliki kualitas sangat tinggi. Hal ini merujuk pada performa agresif lawan saat bertanding di Stadion Parc des Princes pekan lalu.
"Ketika afrontas a rivales que pueden hacerlo todo, como los tres del Bayern, es más complicado defender. En la ida defendimos bien y nos metieron cuatro. Cuando tienen tanta calidad, poco puedes hacer", ujar Warren Zaïre-Emery, gelandang París Saint-Germain.
Pemain muda tersebut memberikan perhatian khusus kepada Luis Diaz, penyerang sayap asal Kolombia yang sudah tiga kali membobol gawang Les Parisiens musim ini. Zaïre-Emery menyatakan kesiapannya untuk menjalankan peran defensif demi menghentikan pergerakan pemain Amerika Selatan tersebut.
"Si me enfrento a Luis Díaz, trataré de frenarle lo mejor posible", tambah Zaïre-Emery, dilansir dari El Espectador.
Meski mengemban tanggung jawab besar di laga krusial, sang gelandang merasa telah memiliki kematangan mental. Ia menegaskan rasa bangganya terhadap performa tim dan kepemimpinan pelatih saat ini.
"He ganado en experiencia, que te la da disputar partidos al más alto nivel. Pero soy la misma persona, doy el máximo en cada partido. Estoy orgulloso de este equipo y de este entrenador", pungkas gelandang PSG tersebut.
Pemenang dalam laga di Allianz Arena ini dijadwalkan akan bertemu Arsenal di babak final. Klub asal Inggris tersebut sudah lebih dulu memastikan tempat setelah mengandaskan perlawanan Atletico Madrid dengan skor agregat 2-1.