Paris Saint-Germain (PSG) resmi mengamankan posisi di babak final Liga Champions musim ini untuk menghadapi Arsenal setelah menyingkirkan Bayern Muenchen dengan agregat 6-5 pada Rabu (6/5/2026). Dilansir dari Bola, keberhasilan ini menjadi kali kedua secara beruntun bagi klub asal Paris tersebut melaju ke partai puncak kompetisi tertinggi Eropa.
Kepastian tiket final didapat setelah anak asuh Luis Enrique bermain imbang 1-1 pada leg kedua semifinal di Allianz Arena. Gol pembuka dicetak oleh Ousmane Dembele sebelum akhirnya Harry Kane menyamakan kedudukan bagi tuan rumah pada masa tambahan waktu, namun hasil tersebut tetap meloloskan PSG.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menyatakan keyakinan penuh terhadap kapasitas skuatnya dalam menatap laga final mendatang. Juru taktik asal Spanyol itu menegaskan bahwa kualitas timnya telah terbukti meskipun harus melewati babak play-off sebelumnya.
"Apakah saya percaya kita bisa memenangkan final? Ya," kata Luis Enrique.
Mantan pelatih Barcelona tersebut mengingatkan kembali pernyataannya yang pernah dilontarkan pada awal musim mengenai kekuatan timnya. Ia merasa performa tim di lapangan telah menjawab keraguan para pengamat sepak bola selama ini.
"Apakah Anda ingat apa yang saya katakan setelah babak penyisihan grup? Saya bilang saya tidak melihat tim mana pun yang lebih baik dari kami," kata Luis Enrique.
Enrique merasa kritik yang sempat ditujukan kepada timnya tidaklah terbukti. Ia yakin bahwa posisi PSG saat ini adalah bentuk pembuktian atas konsistensi permainan mereka di kancah Eropa.
"Para kritikus mengatakan bahwa PSG mungkin tidak sehebat itu, tetapi saya benar," lanjut Luis Enrique.
Meskipun memiliki kepercayaan diri tinggi, Enrique tetap memberikan penghormatan terhadap kekuatan Arsenal sebagai calon lawan mereka. Ia mencatat bahwa klub asal Inggris tersebut sedang berada dalam performa terbaik dan memiliki ambisi besar musim ini.
"Bayern berada di level yang sama dengan kami dan Arsenal telah menjadi salah satu tim terbaik musim ini," tegas Luis Enrique.
Sang pelatih memuji konsistensi Arsenal yang saat ini juga masih bersaing ketat dalam perebutan takhta juara di kompetisi domestik Inggris. Namun, ia tetap memprioritaskan kepercayaan kepada anak asuhnya sendiri.
"Mereka telah menjalani tahun yang luar biasa dan masih mengejar gelar Liga Premier," kata Luis Enrique.
Ia menekankan bahwa fokus utama adalah mempertahankan mentalitas pemenang yang sudah terbentuk. Baginya, kepercayaan skuat adalah fondasi paling krusial sebelum menginjakkan kaki di laga final nanti.
"Mereka sudah sampai di final, tetapi saya percaya pada tim saya dan penting untuk menggarisbawahi hal itu," tambah Luis Enrique.
Selain aspek serangan, Enrique secara khusus menyoroti peningkatan disiplin pertahanan timnya saat menghadapi tekanan di Bavaria. Ia memuji kemampuan pemain yang bersedia menerapkan strategi bertahan total demi menjaga keunggulan agregat.
"Hari ini kami menunjukkan bahwa ketika kami harus bertahan dengan blok pertahanan rendah, kami bisa melakukannya," tutur Luis Enrique.
Pelatih berusia 55 tahun itu mengakui bahwa bermain bertahan bukanlah pilihan utama dari filosofi sepak bolanya. Akan tetapi, ia sangat mengapresiasi fleksibilitas mental yang ditunjukkan para pemain PSG dalam situasi krusial.
"Kami tidak suka melakukannya dan kami tidak memilih pemain untuk bermain seperti itu, tetapi kami bisa melakukannya. Sangat menyenangkan melihat pemain dengan mentalitas seperti ini. Kami meningkatkan pertahanan kami secara signifikan," kata Luis Enrique.
Enrique menilai timnya telah mengambil pelajaran berharga dari pertemuan pertama yang berlangsung di Parc des Princes. Perbaikan dalam duel individu dan penguasaan bola menjadi kunci keberhasilan mereka di leg kedua.
"Minggu lalu kami terlalu sering menghadapi situasi satu lawan satu, tetapi di pertandingan ini kami memenangkan lebih banyak duel dan mempertahankan level permainan kami," kata Luis Enrique.
Sebagai penutup, ia menekankan bahwa filosofi tim adalah menyajikan sepak bola indah sekaligus menunjukkan semangat juang tinggi di lapangan. Hal tersebut dinilai selaras dengan harapan para pendukung klub asal ibu kota Prancis tersebut.
"Warga Paris suka memainkan sepak bola yang indah dan mereka suka berjuang, dan itulah filosofi kami," kata Luis Enrique.
Sebelum berangkat ke Budapest untuk melakoni laga final, PSG kini berfokus untuk memastikan gelar juara Ligue 1 kelima mereka secara berturut-turut. Sementara itu, manajemen klub tetap waspada terhadap dinamika bursa transfer musim panas yang melibatkan sejumlah nama besar di Eropa.