Paris Saint-Germain (PSG) memastikan tiket ke babak final Liga Champions setelah menahan imbang Bayern Munich dengan skor 1-1 pada Rabu malam, 6 Mei 2026. Hasil di Allianz Arena tersebut membawa skuat asuhan Luis Enrique unggul agregat 6-5 atas raksasa Jerman.
Keberhasilan Les Parisiens ini didukung oleh performa solid lini belakang dan kontribusi pemain muda di sepanjang turnamen. Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menyoroti profil skuat PSG yang didominasi pemain muda sebagai kekuatan utama lawan.
"Ce qui fait la force du PSG, c’est l’âge de l’effectif" kata Vincent Kompany, Pelatih Bayern Munich.
Kompany menilai bahwa juara Eropa tersebut akan mampu mempertahankan level permainan mereka karena perkembangan pesat para pemain mudanya. Sementara itu, gelandang PSG João Neves mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tim yang berhasil melewati tekanan di markas lawan.
"On fait la fête, c'est toujours un plaisir de passer en finale et on est très fiers de notre chemin, de ce qu'on a fait ici, de ce qu'on a fait pendant la Champions League. On fait la fête et je pense que c'est un moment de célébrer, d'être avec notre groupe, notre famille, tout le monde qui nous a aidés pour arriver ici" ujar João Neves, Pemain PSG.
Neves mengakui bahwa menghadapi Bayern Munich selalu menjadi tantangan berat bagi tim mana pun. Namun, ia menegaskan bahwa ketangguhan mental skuat menjadi kunci untuk bertahan dari gempuran tuan rumah sepanjang laga.
"Jouer contre le Bayern Munich, c'est toujours difficile, ils jouent très bien, ils sont une grande équipe, on sait souffrir aussi, et comme ça que je pense qu'on est prêts pour ce qui nous arrive" kata João Neves, Pemain PSG.
Meskipun perjalanan musim ini diwarnai dengan badai cedera pemain dan hasil yang fluktuatif di awal kompetisi, Neves menekankan kesiapan seluruh anggota skuat. Baginya, kedalaman tim menjadi pondasi utama keberhasilan mereka kembali ke jajaran elit Eropa.
"Même avec les blessures qu'on a eues, ça veut dire que tous les joueurs sont prêts pour jouer, peu importe combien de minutes ils ont, donc c'est comme ça qu'on construit une grande équipe" kata João Neves, Pemain PSG.
Berdasarkan laporan budaya PSG, sejumlah pemain seperti Pacho dan Kvaratskhelia mendapatkan penilaian positif atas performa mereka yang dominan dalam laga tersebut. PSG dijadwalkan akan menghadapi Arsenal di partai puncak yang akan digelar pada 30 Mei 2026 mendatang.