PSG Melaju ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Bayern Munich

PSG Melaju ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Bayern Munich

Paris Saint-Germain (PSG) melangkah ke babak final Liga Champions 2025/2026 setelah menahan imbang Bayern Munich 1-1 pada laga leg kedua semifinal di Allianz Arena, Rabu, 6 Mei 2026. Hasil tersebut membuat tim asuhan Luis Enrique unggul agregat 6-5 dan berhak memperebutkan gelar juara di Budapest.

Ousmane Dembele membawa tim tamu unggul lebih dulu pada menit ketiga setelah memanfaatkan umpan silang Khvicha Kvaratskhelia. Meski terus menekan, Bayern Munich baru bisa menyamakan kedudukan melalui sundulan Harry Kane pada masa tambahan waktu babak kedua, yang dilaporkan ESPN tidak cukup untuk membalikkan keadaan.

Pemain bertahan PSG, William Pacho, mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan kolektif tim untuk mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir berbunyi. Keberhasilan ini mengantar klub asal Prancis tersebut menuju final kedua mereka secara beruntun di kompetisi elit Eropa.

"Muy contento por el esfuerzo que hemos hecho. Esto demuestra lo grande que somos. Lo sacamos adelante con trabajo y humildad" ujar Pacho, Bek PSG.

Pacho merefleksikan performa tim pada laga pertama yang memberinya dorongan untuk tampil lebih solid di lini belakang saat bertandang ke markas Bayern Munich. Ia menilai kedisiplinan sektor pertahanan menjadi kunci utama keberhasilan mereka meredam agresivitas tuan rumah sepanjang pertandingan.

"Allá me quedé con la sensación de que podía haber hecho más. Nos ayudó a corregir hoy. Defensivamente cómo ha trabajado el equipo. Venimos a ganar y eso nos ayudó a todo. Estoy feliz por el grupo por ese trabajo defensivo" kata Pacho, Bek PSG.

Strategi serangan balik PSG sempat menyulitkan Bayern di awal laga, namun keunggulan cepat tersebut memaksa mereka untuk lebih banyak bertahan di sisa waktu. Pacho menegaskan bahwa mentalitas untuk mau menderita di bawah tekanan adalah identitas kuat yang dimiliki skuad Les Parisiens saat ini.

"Tuvimos ese primer gol pronto pero luego tocó sufrir un poco. Eso marca la diferencia en este grupo. Cuando toca sufrir, lo hacemos" tutur Pacho, Bek PSG.

Kemenangan agregat ini memastikan pertemuan antara dua pelatih asal Spanyol, Luis Enrique dan Mikel Arteta, di partai puncak yang akan digelar pada 30 Mei 2026. Pacho menyatakan timnya kini fokus untuk beristirahat sebelum bersiap menghadapi laga penentuan di Hongaria.

"Significa mucho la segunda final seguida. El equipo ha estado muy bien en general. Tenemos mucha hambre. Ahora a descansar que quedan todavía partidos por delante" jelas Pacho, Bek PSG.

Laga ini sempat diwarnai protes keras dari pihak Bayern Munich setelah wasit Joao Pinheiro menolak memberikan penalti pada menit ke-30 saat bola mengenai lengan Vitinha. PSG kini bersiap menghadapi Arsenal di Budapest untuk mempertahankan takhta juara Eropa mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi