PSG Hadapi Arsenal di Final Liga Champions Budapest

PSG Hadapi Arsenal di Final Liga Champions Budapest

Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi Arsenal dalam laga final Liga Champions 2025/2026 di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 23.00 WIB. Pertandingan ini mempertemukan PSG sebagai juara bertahan Perancis melawan Arsenal yang baru saja merayakan gelar juara Liga Inggris.

Badan sepak bola Eropa UEFA menetapkan waktu sepak mula laga ini tiga jam lebih awal daripada jadwal tradisional pertandingan malam Eropa. Keputusan tersebut diambil guna mempermudah akses transportasi publik bagi penonton di kota penyelenggara, memperluas jangkauan pemirsa ramah keluarga, serta meningkatkan rating siaran di wilayah Asia. Otoritas kepolisian di Budapest mengerahkan 3.950 personel untuk mengamankan jalannya acara, seiring perkiraan kedatangan 85.000 pelancong melalui Bandara Internasional Liszt Ferenc dan keberadaan 10.000 pendukung tanpa tiket di area fanzone Alun-alun Pahlawan.

Pelatih PSG Luis Enrique menaruh rasa hormat tinggi terhadap pencapaian sang lawan di kompetisi domestik. Manajemen tim asal Paris tersebut dilaporkan memberikan menu latihan khusus bagi para penjaga gawang untuk mengantisipasi skema sepak pojok Arsenal, di samping melatih operan bola-bola cepat.

"Arsenal baru memenangkan Liga Inggris dan mereka layak mendapatkannya. Mereka konsisten sepanjang musim ini," jelas Luis Enrique dilansir dari Sky Sports.

Mantan juru taktik tim nasional Spanyol itu menambahkan bahwa timnya memiliki pengalaman mental yang kuat dalam mengatasi berbagai tekanan di atas lapangan sepanjang turnamen musim ini. PSG juga termotivasi mengejar catatan sejarah Real Madrid sebagai klub yang mampu mempertahankan gelar secara beruntun di era modern.

"Di Liga Champions ini, kami mendominasi banyak pertandingan dan berjuang di beberapa momen, tetapi kami telah menunjukkan tim seperti apa kami sebenarnya. Kami tahu bagaimana mengatasi masalah dan menghadapi setiap situasi. Kami tidak takut, dan kami ingin menikmati pertandingan ini," papar Luis Enrique.

Luis Enrique memilih merahasiakan taktik yang akan ia terapkan untuk mematikan pergerakan pasukan London Utara pada laga pamungkas nanti.

"Kami mengenal Arsenal dengan baik, kami sudah pernah menghadapi mereka," tambah Luis Enrique.

Dalam konferensi pers jelang laga, Luis Enrique menekankan pentingnya aspek konsentrasi penuh dari seluruh pemain hingga peluit panjang berbunyi.

"Saya tidak akan bicara banyak, tapi yang pasti, saya percaya dengan kemampuan tim ini," tegas Luis Enrique.

Pelatih berusia 56 tahun itu juga mengakui keseimbangan permainan Arsenal saat menyerang maupun bertahan.

"Mereka bagus tanpa bola, ketika memegang bola bisa mencetak banyak gol," sambung Luis Enrique.

Perbedaan filosofi permainan kedua tim dinilai akan memunculkan dinamika taktik yang menarik di atas lapangan hijau.

"Pendekatan taktis kami dan mereka berbeda. Pemenangnya nanti adalah yang fokus sampai menit akhir," tutup Luis Enrique.

Di sisi lain, juru taktik Arsenal Mikel Arteta mengonfirmasi bahwa bek kanan asal Belanda, Jurrien Timber, berada dalam kondisi bugar setelah pulih dari cedera pangkal paha sejak Maret lalu. Kembalinya Timber menjadi opsi krusial mengingat Ben White harus absen akibat cedera ligamen lutut. Selain itu, penyerang sayap Noni Madueke juga dipastikan tersedia setelah pulih dari kram paha kiri saat mencetak gol kemenangan melawan Crystal Palace akhir pekan lalu.

"No, the ambition is bigger, we have one [trophy] and we want the second one," kata Mikel Arteta dilansir dari BBC.

Mikel Arteta menegaskan bahwa keberhasilan menjuarai Liga Inggris setelah penantian 22 tahun justru menjadi batu loncatan bagi pasukannya untuk membidik prestasi yang lebih tinggi di level Eropa.

"That is all we have been talking about. There has to be a platform to reach bigger destinations and to aim for more," ujar Mikel Arteta.

Manajer asal Spanyol itu meyakini stabilitas performa lini pertahanan anak asuhnya yang mencatatkan sembilan laga tanpa kebobolan di pentas Eropa menjadi modal berharga untuk meredam daya ledak lini serang PSG.

"The team is capable because they have shown it in the last seasons [in] this competition, what we have done this season in the competition," sebut Mikel Arteta.

Mikel Arteta mendorong para pemain The Gunners untuk tampil penuh percaya diri demi membawa pulang trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.

"I want the players to be so confident that we are going to go and do it," tutur Mikel Arteta.

Arsenal mengusung misi balas dendam setelah pada semifinal musim lalu disingkirkan oleh Les Parisiens dengan agregat skor 1-3.

"They are defending the trophy and they are the champions and we are here to take that away from them," tegas Mikel Arteta.

Pertandingan ini juga menjadi sorotan tajam bagi perburuan penghargaan individu di tingkat Eropa. Di kubu PSG, penyerang sayap Khvicha Kvaratskhelia yang mengoleksi 10 gol serta Ousmane Dembele dengan 7 gol menjadi tumpuan utama di lini depan setelah kepergian Gianluigi Donnarumma dan Kylian Mbappe. Sementara itu, kubu Arsenal mengandalkan kolektivitas tim dengan Gabriel Martinelli sebagai pencetak gol terbanyak internal klub lewat torehan 6 gol disusul Viktor Gyokeres dengan 5 gol.

Mantan legenda Arsenal Martin Keown menyarankan agar Mikel Arteta berani mengambil risiko dengan memasang Jurrien Timber sejak menit awal untuk mengawal lini pertahanan.

"I’m still really intrigued on Timber and the match-up there because he will get forward as well," tutur Martin Keown kepada TNT Sport.

Martin Keown menilai kemampuan individu Timber sangat dibutuhkan untuk memenangkan duel satu lawan satu dengan para penyerang sayap lincah milik lawan.

"I think when we look back to the Bayern game (against PSG), Arsenal are so much better in the one vs one situation and we so need Timber to be there," tambah Martin Keown.

Fleksibilitas pergerakan Timber dinilai menjadi nilai plus yang bisa memberikan kejutan dalam skema transisi permainan.

"We’ve seen how nimble he is, how he can pinch balls and get round people with that flexibility he seems to have," papar Martin Keown.

Meski sang pemain telah melewatkan 14 pertandingan di semua kompetisi, Martin Keown menganggap situasi final membutuhkan kehadiran pemain dengan atribut khusus.

"It’s special circumstances and Timber is a special player," kata Martin Keown.

Pandangan berbeda disampaikan oleh mantan rekan setim Keown, Anders Limpar, yang menilai risiko terlalu besar jika memaksakan Timber tampil sejak menit pertama tanpa menit bertanding yang cukup.

"Jurrien Timber’s return would be a massive boost for the dressing room. He’s a good, likeable figure in the dressing room. I don’t think he’s fit to play games. Even if you are fit to play, you need a couple of games under your belt to be ready," ungkap Anders Limpar kepada Betano Online Casino.

Anders Limpar memuji kontribusi para pemain pengganti yang tampil impresif selama Timber menepi akibat cedera panjang.

"The people who have been there since he got injured have done a great job, all of them. Yet again, we have two players, maybe three in certain parts of the team, who can step in for each other," puji Anders Limpar.

Strategi Mikel Arteta yang menumpuk dua pemain berlabel bintang di setiap posisi dinilai menjaga kedalaman skuad tetap kompetitif di semua ajang.

"From early on this season, Mikel Arteta wanted to have two world-class players in each position to step in, because the Premier League is a long season, plus the Champions League, and you have to be in cup finals. You have national games, you need the squad," jelas Anders Limpar.

Meski gembira melihat perkembangan kondisi fisik Timber, Limpar menganggap sang bek belum menjadi pilihan utama untuk laga intensitas tinggi seperti final.

"You need 26 players, and everybody has to play. So, it’s a good thing for the team if Timber is getting fit, for sure. But I don’t think he is the number one choice to play even when he is fit today, because he’s lacking a little bit of playing time," tutur Anders Limpar.

Winger Arsenal Noni Madueke mengekspresikan kegembiraannya setelah berhasil merayakan gelar juara domestik di musim pertamanya pasca ditransfer dari Chelsea senilai 48,5 juta poundsterling.

"It’s an amazing feeling, one you can’t put into words," ujar Noni Madueke dilansir dari situs resmi klub.

Madueke merasakan gelombang emosi yang luar biasa saat mengangkat trofi bersama rekan-rekannya di Selhurst Park.

"We had the feeling already after City the other day, but it’s a wave of new emotions when you lift the trophy," kata Noni Madueke.

Pemain berusia 24 tahun itu menganggap pencapaian ini sebagai buah dari kerja keras seluruh elemen tim selama hampir sepuluh bulan kompetisi.

"I don’t think it’s dawned on me yet, but it will. It was amazing, so much relief, so much joy, all positive emotions, it’s something we’ve worked so hard for over a span of nine, ten months. To finally get that feeling of yes, we’ve completed it, was amazing. It was nice to score on the final day of the season, so great. I’ll put it in my scrapbook of memories," kenang Noni Madueke.

Noni Madueke menegaskan bahwa target besarnya sejak awal bergabung adalah menyapu bersih trofi bergengsi termasuk membidik gelar juara di Piala Dunia 2026 bersama tim nasional Inggris.

"I did imagine (the season could be this good), that’s why I came so quickly from where I was. So it’s going to be amazing, God willing we get that Champions League and then go off to the World Cup and try to get that one too," pungkas Noni Madueke.

Pihak Kantor Wali Kota Budapest mengonfirmasi bahwa Wali Kota Gergely Karacsony tidak akan menghadiri laga di tribun VIP karena memilih memantau langsung kinerja perusahaan transportasi dan pelayanan publik kota yang bertugas mengawal kelancaran logistik di sekitar Puskas Arena.

Daftar Pencetak Gol Terbanyak Liga Champions 2025/2026
PeringkatPemainKlubJumlah GolStatus Klub
1Kylian MbappeReal Madrid15Tersingkir
2Harry KaneBayern Munich14Tersingkir
3Julian AlvarezAtletico Madrid10Tersingkir
4Anthony GordonNewcastle United10Tersingkir
5Khvicha KvaratskheliaPSG10Aktif di Final
6Ousmane DembelePSG7Aktif di Final
7Luis DiazLiverpool7Tersingkir
8Victor OsimhenGalatasaray7Tersingkir
9Gabriel MartinelliArsenal6Aktif di Final
10VitinhaPSG6Aktif di Final
11Viktor GyokeresArsenal5Aktif di Final

Setelah merampungkan partai final di Budapest, skuad Arsenal dijadwalkan langsung bertolak kembali menuju Kota London untuk menggelar pawai juara Premier League pada Minggu, 31 Mei 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi