Pertandingan final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain melawan Arsenal berakhir imbang 1-1 sepanjang 90 menit reguler di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada Sabtu (30/5/2026). Duel penentu juara ini terpaksa dilanjutkan menuju babak perpanjangan waktu 2x15 menit.
Dilansir dari Detik Sport, Arsenal unggul cepat pada babak pertama melalui gol Kai Havertz sebelum disamakan oleh penalti Ousmane Dembele pada babak kedua. Pertandingan berjalan ketat dengan dominasi penguasaan bola oleh Paris Saint-Germain sebesar 76 persen pada paruh pertama laga.
Gol pembuka Arsenal tercipta pada menit ke-6 setelah sapuan Marquinhos mengenai Leandro Trossard yang kemudian dimanfaatkan oleh Kai Havertz. Penyerang asal Jerman tersebut melakukan aksi individu ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan dari sudut sempit untuk menaklukkan kiper Matvey Safonov.
Paris Saint-Germain mencoba membalas lewat peluang Fabian Ruiz menit ke-13 setelah menerima umpan Desire Doue, namun bola menyimpang dari target. Arsenal kembali mengancam pada menit ke-26 lewat umpan silang Bukayo Saka yang langsung dipotong oleh Safonov sebelum mencapai Trossard.
Serangan balik Paris Saint-Germain pada menit ke-37 melahirkan tembakan keras Ousmane Dembele, tetapi laju bola diblokir oleh Gabriel. Menit ke-43, bola muntah hasil halauan Piero Hincapie disambar Ruiz melalui sundulan yang masih melambung di atas mistar gawang.
Upaya tembakan jarak jauh dari Dembele pada menit ke-45 dan tendangan Doue pada masa injury time babak pertama belum menemui sasaran. Paris Saint-Germain baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama melalui Ruiz pada menit kelima injury time, namun bola mengarah tepat ke kiper David Raya.
Memasuki babak kedua, Paris Saint-Germain mempertahankan tekanan dan mendapat peluang melalui eksekusi tendangan bebas Achraf Hakimi menit ke-55 yang masih bisa diamankan Raya. Wasit kemudian menunjuk titik putih untuk Paris Saint-Germain setelah Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera pada menit ke-62.
Ousmane Dembele yang bertindak sebagai eksekutor penalti berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah tembakannya ke arah sudut kiri bawah gawang gagal diantisipasi oleh Raya. Setelah gol penyama tersebut, intensitas serangan Paris Saint-Germain semakin meningkat.
Peluang emas didapatkan Paris Saint-Germain pada menit ke-77 melalui skema serangan balik Kvaratskhelia, namun bola hasil sepakannya membentur tiang gawang. Arsenal merespons dengan memasukkan empat pemain pengganti, yaitu Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke untuk menyegarkan lini permainan.
Menjelang akhir laga, tembakan Vitinha dari luar kotak penalti pada menit ke-89 melambung tipis di atas gawang Arsenal. Tembakan Bradley Barcola pada menit ketujuh injury time babak kedua juga meleset dari sasaran sehingga skor 1-1 tetap bertahan hingga peluit panjang ditiup.