Raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain (PSG), dilaporkan tengah serius mengejar tanda tangan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez. Upaya ini dilakukan guna memperkuat lini depan pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang.
Seperti dikutip dari Bola, striker berkebangsaan Argentina tersebut menjadi komoditas panas setelah menunjukkan ketajaman luar biasa bersama Atletico sepanjang musim. Performa impresifnya membuat sejumlah klub papan atas Eropa mulai melirik.
Selain PSG, Barcelona dikabarkan juga menaruh minat besar pada Alvarez. Klub asal Catalunya itu memproyeksikan penyerang berjuluk La Arana ini sebagai suksesor Robert Lewandowski untuk memimpin lini serang di masa depan.
Statistik Alvarez bersama Atletico Madrid memang sangat menonjol musim ini. Penyerang lincah ini tercatat telah mengoleksi 20 gol serta memberikan sembilan assist dalam 49 penampilan di seluruh ajang kompetisi.
Namun, langkah PSG untuk mengamankan jasa pemain berusia 26 tahun tersebut tidak akan mudah. Atletico Madrid memagari sang pemain dengan kontrak panjang yang berlaku hingga Juni 2030 mendatang.
Kondisi kontrak tersebut membuat Los Rojiblancos berada di posisi kuat untuk menetapkan harga tinggi. Pihak Atletico disebut membanderol Julian Alvarez dengan nilai mencapai 150 juta euro atau lebih dari Rp3 triliun.
Meskipun harga yang diminta Atletico sangat fantastis, PSG tidak lantas mundur. Juara Liga Prancis tersebut mencoba mengajukan skema kreatif dengan memasukkan dua pemain dalam proposal penawaran mereka.
Berdasarkan laporan Diario AS, PSG bersedia menyertakan Lee Kang-in dan Goncalo Ramos sebagai bagian dari kesepakatan transfer. Langkah ini diambil untuk menurunkan beban biaya tunai sekaligus menarik minat Atletico.
Lee Kang-in sendiri bukan sosok asing bagi manajemen Atletico karena sempat diminati pada bursa transfer musim dingin lalu. Namun, kala itu PSG masih enggan melepas pemain asal Korea Selatan tersebut.
Saat ini situasi Lee Kang-in di Paris mulai berubah. Ia dilaporkan tidak lagi menjadi prioritas dalam rencana taktis Luis Enrique musim depan, meski telah tampil dalam 38 laga dengan kontribusi empat gol dan lima assist.
Nasib Goncalo Ramos dan Persaingan di PSG
Selain Lee Kang-in, nasib serupa juga dialami oleh Goncalo Ramos. Penyerang asal Portugal itu mulai kehilangan menit bermain reguler di skuad utama PSG akibat ketatnya persaingan di sektor depan.
Ramos diketahui kalah bersaing dengan nama-nama seperti Desire Doue dan Ousmane Dembele. Padahal, mantan pemain Benfica tersebut tampil cukup produktif dengan torehan 12 gol dari 42 pertandingan musim ini.
Meski memiliki catatan gol yang lumayan, Ramos lebih sering diturunkan dari bangku cadangan. Hal inilah yang mendorong PSG untuk mempertimbangkan pelepasannya demi mendapatkan Julian Alvarez.
Kabar dari Spanyol menyebutkan bahwa Atletico Madrid mulai mempertimbangkan proposal pertukaran tersebut. Kehadiran Lee Kang-in dan Ramos dinilai bisa menutup celah di beberapa sektor tim tanpa harus belanja pemain baru.
Kedua pemain yang ditawarkan PSG tersebut juga masih terikat kontrak hingga Juni 2028. Faktor ini membuat nilai pasar mereka tetap terjaga tinggi dan dianggap menguntungkan bagi posisi finansial Atletico.
Julian Alvarez sendiri dikabarkan masih memantau setiap perkembangan yang ada, termasuk ketertarikan dari Barcelona. Penyerang Argentina tersebut meyakini bahwa Barcelona merupakan salah satu destinasi impian jika ia benar-benar meninggalkan Madrid.