Paris Saint-Germain (PSG) memastikan diri sebagai penantang Arsenal di final Liga Champions 2025/2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Bayern Munich di Allianz Arena pada Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Hasil ini membawa sang juara bertahan unggul agregat 6-5 atas Die Roten.
Ousmane Dembele membawa tim tamu unggul cepat lewat gol pada menit ketiga setelah memanfaatkan umpan tarik Khvicha Kvaratskhelia. Penyerang asal Prancis tersebut melepaskan tembakan keras dari tengah kotak penalti yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Bayern, Manuel Neuer.
Momen kontroversial terjadi saat pertandingan memasuki menit ke-30 ketika bola sepakan Vitinha mengenai tangan rekan setimnya sendiri, Joao Neves, di area pertahanan PSG. Meski para pemain Bayern melancarkan protes keras, wasit Joao Pedro Silva Pinheiro tidak memberikan penalti dan Video Assistant Referee (VAR) tidak melakukan intervensi.
Keputusan tersebut selaras dengan aturan IFAB yang menyatakan bahwa pelanggaran handball tidak terjadi jika bola mengenai tangan pemain setelah dimainkan oleh rekan setimnya. Aturan ini tetap berlaku meskipun posisi tangan pemain yang terkena bola dalam keadaan terbuka atau jauh dari badan.
Sesuai regulasi laws of the game yang dilansir dari sport.detik.com, bunyi aturan tersebut adalah sebagai berikut:
"Pelanggaran handball tidak terjadi ketika seorang pemain kena tangan atau lengannya oleh bola yang dimainkan rekan setim (kecuali bolanya masuk langsung ke gawang lawan atau pemain mencetak gol langsung setelahnya, yang dalam hal ini tendangan bebas akan diberikan ke tim lain."
Bayern Munich terus berupaya mengejar ketertinggalan melalui serangkaian peluang dari Michael Olise, Luis Diaz, dan Jamal Musiala, namun penampilan kiper Safonov mampu meredam tekanan tuan rumah. Neuer juga melakukan penyelamatan gemilang di babak kedua untuk menggagalkan upaya tambahan dari Desire Doue dan Kvaratskhelia.
Tuan rumah baru bisa menyamakan kedudukan pada masa injury time babak kedua melalui sepakan jarak dekat Harry Kane setelah menerima umpan dari Alphonso Davies. Namun, gol penyeimbang tersebut tidak cukup bagi skuat asuhan Vincent Kompany untuk membalikkan keadaan agregat hingga peluit panjang dibunyikan.
Statistik mencatat PSG tampil efektif di bawah asuhan Luis Enrique meskipun Bayern mendominasi sepuluh menit terakhir pertandingan. Keberhasilan ini memberikan peluang bagi klub asal Paris tersebut untuk mempertahankan gelar juara Liga Champions secara beruntun.
| Tim | Starting Eleven |
|---|---|
| Bayern Munich | Neuer, Upamecano, Tah, Kimmich, Kane, Musiala, Luis Diaz, Olise, Laimer, Stanisic, Pavlovic |
| PSG | Safonov, Zaire-Emery, Marquinhos, Pacho, Mendes, Neves, Vitinha, Ruiz, Doue, Dembele, Kvaratskhelia |