Paris Saint-Germain (PSG) memastikan langkah ke babak final Liga Champions setelah menaklukkan Bayern Munich di Allianz Arena pada Rabu, 6 Mei 2026. Gol cepat Ousmane Dembele pada menit ketiga menjadi pembeda dalam laga yang memastikan pertemuan PSG dengan Arsenal di partai puncak.
Kemenangan ini menunjukkan ketangguhan skuat asuhan Luis Enrique dalam meredam agresivitas tuan rumah sepanjang pertandingan. Meskipun Bayern Munich mendominasi penguasaan bola, pertahanan PSG yang dipimpin Marquinhos tampil disiplin untuk menjaga keunggulan agregat mereka hingga peluit panjang berbunyi.
Kekecewaan mendalam dirasakan oleh kubu tuan rumah akibat kegagalan mereka mengonversi sejumlah peluang menjadi gol. Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menyoroti beberapa keputusan pengadil lapangan yang dianggap merugikan timnya dalam upaya mengejar ketertinggalan.
"Too much went against us" keluh Kompany, Pelatih Bayern Munich.
Pihak Bayern sempat menuntut penalti ketika bola hasil sapuan Vitinha mengenai lengan Joao Neves di dalam kotak terlarang. Namun, wasit tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran, yang memicu protes keras dari bangku cadangan Die Roten di tengah perjuangan mereka menembus barisan belakang PSG.
Lini depan PSG yang dimotori Khvicha Kvaratskhelia berulang kali merepotkan pertahanan lawan melalui serangan balik cepat. Kvaratskhelia hampir menambah keunggulan tim tamu melalui aksi individu, sementara Manuel Neuer dipaksa melakukan beberapa penyelamatan gemilang untuk mencegah kekalahan yang lebih besar bagi Bayern.
Harry Kane sempat memperkecil ketertinggalan lewat golnya di menit-menit akhir pertandingan, namun upaya tersebut tidak cukup untuk membalikkan keadaan. Dengan hasil ini, Bayern Munich harus mengubur impian mereka untuk berlaga di final yang akan digelar di Budapest, sementara PSG bersiap menghadapi tantangan dari Mikel Arteta dan Arsenal.