Bayern Munich gagal melangkah ke babak final Liga Champions setelah bermain imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada leg kedua semifinal di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026). Hasil imbang ini membuat PSG melaju dengan keunggulan agregat tipis 6-5.
Klub asal Prancis tersebut mengamankan tiket final berkat modal kemenangan 5-4 pada pertemuan pertama di Parc de Princes pekan lalu. Dilansir dari Detik Sport, PSG sempat memimpin lebih dulu melalui gol cepat Ousmane Dembele pada menit ketiga sebelum disamakan Harry Kane di pengujung laga.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi total Die Roten dengan penguasaan bola mencapai 62 persen berbanding 32 persen milik tim tamu. Meski demikian, efektivitas serangan menjadi pembeda dalam laga penentuan ini.
| Kategori | Bayern Munich | Paris Saint-Germain |
|---|---|---|
| Tembakan | 15 | 15 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 5 | 8 |
| Penguasaan Bola | 62% | 32% |
| Gol | 1 | 1 |
Bek sayap Bayern Munich, Konrad Laimer, mengungkapkan kekecewaannya karena tim gagal memaksimalkan peluang meski tampil menekan sepanjang pertandingan. Laimer menyoroti kegagalan timnya dalam memberikan penyelesaian akhir yang mematikan.
"Entah bagaimana rasanya kami kehilangan pukulan terakhir dengan peluang yang jelas 100 persen. Kami memiliki banyak tembakan dan banyak aksi di area penalti lawan. Namun seperti yang saya katakan, dalam dua leg, kami hanya terpaut satu gol melawan tim yang sangat, sangat bagus," ujar Konrad Laimer, Bek Sayap Bayern Munich.
Pemain berkebangsaan Austria tersebut menilai momentum kebangkitan di stadion Allianz Arena akan berbeda jika gol penyeimbang tercipta lebih awal. Laimer merasa waktu yang tersisa terlalu sempit bagi Bayern untuk membalikkan keadaan total.
"Pada akhirnya, satu gol itu datang agak terlambat. Saya pikir jika itu datang sedikit lebih awal, maka seluruh stadion akan kembali hidup, seperti yang terjadi sepanjang pertandingan, dan mungkin kami masih bisa terus maju dan memenangkan pertandingan," jelas Konrad Laimer, Bek Sayap Bayern Munich.
Kekalahan ini memastikan Bayern Munich mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini. Sebaliknya, PSG kini menanti lawan di partai puncak untuk memperebutkan trofi si Kuping Besar.