Paris Saint-Germain (PSG) memimpin dengan skor 1-0 atas Bayern Munich pada babak pertama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Allianz Arena, Rabu (6/5) malam waktu setempat. Keunggulan tipis ini membuat klub asal Paris tersebut memimpin dengan agregat sementara 6-4.
Ousmane Dembele mencetak gol pembuka hanya dua menit setelah peluit sepak mula dibunyikan untuk membawa tim tamu unggul cepat. Hasil imbang atau kemenangan pada waktu normal akan memastikan langkah skuad asuhan Luis Enrique menuju babak final yang akan diselenggarakan di Budapest melawan Arsenal.
Data dari Opta menunjukkan bahwa pertandingan-pertandingan Bayern Munich musim ini menghasilkan gol terbanyak di antara klub-klub di lima liga besar Eropa. Tercatat ada 234 gol dalam 51 pertandingan dengan rata-rata 4,6 gol per laga, yang terdiri dari 174 gol dicetak dan 60 gol kebobolan.
Bayern Munich terus memberikan tekanan intensitas tinggi melalui pergerakan Luis Diaz dan Michael Olise yang merepotkan bek sayap PSG, Warren Zaire-Emery dan Nuno Mendes. Jamal Musiala sempat melepaskan dua tembakan dalam waktu kurang dari satu menit, namun upayanya masih belum membuahkan hasil setelah digagalkan kiper Matvei Safonov.
Kontroversi sempat terjadi sepuluh menit sebelum jeda ketika para pemain dan pendukung tuan rumah menuntut penalti setelah bola tampak mengenai lengan Joao Neves di kotak terlarang. Namun, wasit mengabaikan tuntutan tersebut dan tetap melanjutkan jalannya pertandingan di tengah rasa frustrasi pendukung Munich.
Kiper veteran Manuel Neuer menjadi sosok kunci yang menjaga peluang Bayern setelah berhasil menepis sundulan Joao Neves yang berdiri bebas saat menerima umpan tendangan bebas. Sementara itu, Harry Kane masih kesulitan mendapatkan peluang bersih karena pengawalan ketat dari barisan pertahanan tim tamu sepanjang paruh pertama.
Pertandingan kini memasuki masa istirahat sebelum berlanjut ke babak kedua guna menentukan tim yang berhak melaju ke partai puncak. Bayern Munich membutuhkan setidaknya dua gol tambahan untuk memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu atau adu penalti.