Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengklarifikasi kekeliruan penulisan nama pencetak dua gol Timnas Indonesia U-19 saat menumbangkan Myanmar pada laga perdana fase grup Piala AFF U-19 di Stadion Sumatera Utara, Deli Serdang, Senin (1/6/2026).
Kekeliruan tersebut dikonfirmasi karena adanya kesalahan data dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) bernomor punggung 9, yang mencatat nama Dimas Wicaksono sebagai pencetak gol, padahal torehan brace tersebut dicetak oleh Dimas Adi, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Pihak federasi memberikan penjelasan tertulis secara resmi pada Rabu (3/6/2026) mengenai perbedaan identitas kedua pemain sepak bola muda tersebut agar tidak memicu kerancuan lebih lanjut di masyarakat.
"Padahal, kedua nama tersebut merujuk pada dua pesepakbola yang sepenuhnya berbeda dan membela klub yang berbeda di kompetisi domestik," tulis PSSI, Rabu (3/6).
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menyatakan bahwa penyerahan data dari pihak federasi sudah sesuai dengan dokumen resmi, sehingga kekeliruan ini sepenuhnya berasal dari panitia lokal penyelenggara Piala AFF.
"Kami sudah menginput data pemain dengan benar kepada AFF sesuai dokumen resmi yang dimiliki tim. Jadi ini murni hanya kesalahan penulisan nama dalam daftar pertandingan dan tidak perlu menjadi polemik," kata anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga.
Arya Sinulingga menegaskan kembali bahwa kesalahan administratif pada daftar pertandingan tersebut tidak memengaruhi keabsahan data kompetisi yang sesungguhnya.
"Yang terpenting identitas pemain yang terdaftar tetap sesuai dengan data resmi yang telah dikirimkan," ujar Arya Sinulingga menambahkan.
Sebagai informasi tambahan, laga perdana tersebut berakhir dengan kemenangan Timnas U-19 lewat skor 3-0 melalui satu gol Arkhan Kaka dan dua gol Dimas Adi, sementara Dimas Wicaksono selaku pemain Persebaya Surabaya dipastikan tidak masuk ke dalam skuad Piala AFF U-19 tahun ini.