Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menanggapi dengan tenang hasil undian Grup F Piala Asia 2027 yang menempatkan Timnas Indonesia bersama tim raksasa Jepang pada Senin (11/5/2026). Laga pembuka fase grup tersebut dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 11 Januari 2027 mendatang.
Pengundian yang menempatkan skuad Garuda di grup yang sama dengan Jepang dianggap sebagai tantangan untuk memotivasi para pemain. Dilansir dari Suara, Indonesia yang memulai kompetisi dari Pot 4 akan langsung diuji oleh salah satu kekuatan utama sepak bola Asia di pertandingan perdana.
Penegasan mengenai pentingnya mentalitas tim disampaikan oleh Arya Sinulingga saat memberikan keterangan di Jakarta. Menurutnya, pertemuan awal dengan tim kuat seperti Jepang merupakan kesempatan berharga bagi kepercayaan diri pemain jika mampu memberikan perlawanan maksimal.
"Menarik ya. Lawannya langsung yang kuat banget, Jepang. Kalau bisa mengimbangi dan mencuri poin, itu bagus untuk kepercayaan diri," ujar Arya Sinulingga, Anggota Exco PSSI.
Arya menilai hasil positif pada pertandingan pertama akan memberikan dampak besar bagi stabilitas mental skuad dalam menghadapi dua laga berikutnya di penyisihan grup. Kepercayaan penuh kini diberikan federasi kepada jajaran pelatih untuk mempersiapkan strategi terbaik.
"Selama pelatihnya optimis, kita tenang. Dia tidak takut menghadapi Jepang. Santai saja," kata Arya Sinulingga, Anggota Exco PSSI.
Pelatih kepala John Herdman sebelumnya telah memberikan pandangannya terkait persaingan ketat di level benua setelah menghadiri pengundian di Riyadh. Ia meminta anak asuhnya untuk tidak terbebani dengan status tim yang tidak diunggulkan dalam kompetisi tersebut.
"Fase grup ini akan sangat kompetitif bagi Indonesia. Ini akan menjadi tantangan besar, tetapi juga peluang besar bagi kami untuk terus berkembang sebagai negara dan menunjukkan kepada para pendukung bahwa kami berada di jalur yang tepat menuju Piala Dunia 2030," kata John Herdman, Pelatih Timnas Indonesia.
PSSI berkomitmen mendukung penuh pendekatan optimis yang diusung pelatih berkebangsaan Kanada tersebut. Upaya ini dilakukan guna menjaga peluang Timnas Indonesia untuk lolos dari fase grup dan melaju ke babak gugur Piala Asia 2027.