Kegagalan memetik poin penuh di kandang sendiri membuat Racing Club resmi terdepak dari kompetisi Copa Sudamericana setelah bermain imbang 2-2 kontra Caracas FC di Stadion Presidente Peron, Avellaneda.
Hasil seri pada pertandingan kelima fase grup tersebut menahan posisi klub asal Argentina itu di peringkat ketiga klasemen Grup E dengan torehan lima poin, sehingga memupus asa mereka melaju ke babak gugur.
La Academia sebenarnya sempat memimpin kedudukan dengan skor 2-1 sampai menit ke-73 melalui eksekusi penalti Maravilla Martinez pada menit ke-37 serta sumbangan gol dari Martirena.
Akan tetapi, petaka melanda tuan rumah pada menit ke-74 akibat kesalahan fatal kiper Matias Tagliamonte dalam mengantisipasi sundulan Jesus Quintero, yang dimanfaatkan oleh Irving Gudino menjadi gol penyeimbang.
Media Spanyol, Marca, menyoroti runtuhnya momentum keunggulan yang telah dibangun oleh Racing Club sejak paruh pertama akibat kecerobohan lini pertahanan tersebut.
"Ini adalah salah satu gol paling konyol yang pernah kebobolan dalam sejarah sepak bola dunia ," komentar Marca.
Kritik tajam dari media tersebut terus mengalir setelah melihat bagaimana proses gol penyama kedudukan itu tercipta melalui skema tendangan sudut.
"Anda belum pernah melihat gol dari tendangan sudut seperti ini: sang kiper 'bingung'... dan Racing tersingkir dari Copa Sudamericana." tulis Marca.
Situasi sulit Racing Club semakin diperparah lima menit berselang ketika penyerang Adrian Martinez tidak berhasil memanfaatkan peluang emas di area penalti Caracas FC yang sudah tidak terkawal.
Rentetan momen buruk di atas lapangan hijau itu dinilai memicu reaksi negatif dan menjadi bahan tertawaan bagi para pencinta sepak bola.
"Para penggemar sepak bola akan tertawa terbahak-bahak menyaksikan dua momen 'komedi' dari para pemain Racing Club di Copa Sudamericana," tulis Marca.
Buntut dari rangkaian performa mengecewakan ini mendorong Presiden Klub Racing Club, Diego Milito, mengambil langkah tegas berupa pemecatan pelatih utama Gustavo Costas pada hari Sabtu sebelum laga pamungkas dimulai.
Untuk pertandingan terakhir Grup E Copa Sudamericana pada Rabu, 27 Mei 2026, Racing Club yang saat ini didampingi asisten pelatih dijadwalkan bertanding melawan wakil Bolivia, Independiente Petrolero, di Estadio Presidente Peron.