Rafael Leao Isyaratkan Hengkang dari AC Milan

Rafael Leao Isyaratkan Hengkang dari AC Milan

Penyerang sayap AC Milan Rafael Leao secara terbuka menyatakan keinginannya untuk meninggalkan klub Italia tersebut demi mencari tantangan baru di kompetisi negara lain setelah melewati musim yang mengecewakan.

Kabar tersebut memicu pergerakan di bursa transfer musim panas 2026 dengan klub raksasa Turki Galatasaray muncul sebagai peminat utama yang menyodorkan tawaran gaji fantastis. Dilansir dari La Gazzetta dello Sport, Galatasaray siap membayar bintang Portugal tersebut sebesar 10 juta euro per musim ditambah bonus, yang merupakan kenaikan signifikan dari gajinya saat ini di Milan sebesar 5,5 juta euro.

Spekulasi kepindahan pemain berusia 26 tahun ini menguat setelah dirinya memberikan pernyataan jujur saat membela tim nasional Portugal sebelum terbang ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia.

"Saya telah memberikan segalanya; saya ingin tantangan baru di liga lain," kata Rafael Leao, Penyerang Sayap AC Milan.

Pernyataan terbuka tersebut memicu ketegangan di internal Rossoneri, terlebih setelah Milan finis di peringkat kelima klasemen Serie A dan gagal lolos ke Liga Champions. Di tengah situasi ini, Leao kembali menegaskan niatnya dalam wawancara terpisah.

"Saya bangga telah membuat sejarah di AC Milan, tapi saya ingin babak baru. Saya merasa siap bermain di liga lain. Saya telah memberikan yang terbaik untuk Milan, tapi sudah waktunya mencoba tantangan berbeda," ujar Rafael Leao, Penyerang Sayap AC Milan.

Langkah Leao yang mengumumkan rencana kepergiannya secara terbuka mendapat kecaman keras dari mantan pelatih legendaris AC Milan, Fabio Capello. Capello menilai tindakan tersebut menunjukkan ketidakdewasaan sang pemain.

"Dia jelas pemain berbakat, yang mampu membangkitkan antusiasme penggemar dan membuat mereka jatuh cinta padanya selama dua atau tiga tahun terakhir. Namun, Leao tidak pernah benar-benar dewasa. Menurut saya, dia lebih memikirkan hal-hal lain daripada sepak bola, sederhananya, dia tidak terlalu fokus di lapangan," tutur Fabio Capello, Mantan Pelatih AC Milan.

Penurunan performa Leao yang hanya mencetak 10 gol dari 31 laga musim ini membuat Capello menyarankan manajemen baru Rossoneri untuk segera melegonya pada bursa transfer mendatang.

"What should Milan do? It is very simple. I would look for a team that will sign him immediately. Especially since in the last two years, he is no longer the Leao we remember, the Leao who took Milan to the title," cetus Fabio Capello, Mantan Pelatih AC Milan.

Menurut Capello, pemain asal Portugal itu telah kehilangan kecepatan serta kontribusi krusialnya di lapangan, baik saat dipasang di tengah maupun di sayap kiri.

"He has lost his speed, the desire to grow. His new position as a center forward might also be a hybrid position that does not help him. But even when he was moved to the left wing, he no longer had the speed he used to have," tambah Fabio Capello, Mantan Pelatih AC Milan.

Capello juga menilai performa buruk tersebut dipengaruhi oleh rumor transfer yang mengganggu fokus sang pemain di San Siro.

"He used to be unstoppable, now he can no longer decide match results. And then there are rumors that he wants to leave. It is clear that someone is whispering something in his ear, regarding the interest of other teams, so he is looking for an opportunity to leave," pungkas Fabio Capello, Mantan Pelatih AC Milan.

Selain Galatasaray, perantara dilaporkan telah menawarkan Leao ke Arsenal dengan banderol relatif murah sekitar 50 juta euro. Media The Times melaporkan bahwa Arsenal yang sedang memprioritaskan perekrutan winger baru kini berpeluang emas mengamankan jasanya, mengungguli Manchester United yang masih fokus mencari gelandang baru.

Artikel terkait

Rekomendasi