Joel Huiqui Ungkap Rahasia Ruang Ganti Cruz Azul Raih Juara Liga MX

Joel Huiqui Ungkap Rahasia Ruang Ganti Cruz Azul Raih Juara Liga MX

Instruksi emosional pelatih Joel Huiqui pada jeda babak pertama menjadi kunci keberhasilan Cruz Azul membalikkan kedudukan untuk merengkuh trofi ke-10 Liga MX. Tim berjuluk La Maquina tersebut sempat tertinggal dari Pumas sebelum akhirnya berbalik unggul 2-1 di Stadion Olimpico Universitario pada Minggu, 24 Mei 2026 malam waktu setempat.

Klub asuhan Efraín Juárez, Pumas, awalnya memimpin lewat sepakan keras Robert Morales pada menit ke-30 setelah menerapkan strategi serangan balik yang solid. Gol tersebut sempat memberikan tekanan mental yang berat bagi skuad Cruz Azul karena agregat pertandingan menjadi tidak menguntungkan.

Situasi sulit di paruh pertama laga memaksa Joel Huiqui untuk memulihkan ketenangan dan fokus anak asuhnya di dalam ruang ganti. Juru taktik asal Meksiko tersebut memilih untuk memfokuskan seluruh pujian dan keberhasilan kepada para pemainnya setelah pertandingan berakhir.

"Hemos insistido toda la Liguilla, desde que tomé al equipo en la Jornada 17, que lo más importante en el club son los jugadores", ujar Joel Huiqui, Direktur Teknis Cruz Azul kepada TUDN.

Pendekatan komunikasi yang tenang dari sang pelatih terbukti krusial dalam meredam tekanan atmosfer pertandingan di markas lawan. Huiqui menegaskan bahwa dia hanya meminta kepatuhan taktik yang sederhana dan kesabaran tinggi dari seluruh tim demi membongkar pertahanan Pumas.

"Hoy, en el medio tiempo, mi mensaje fue muy simple, muy básico, donde les dije ‘el partido se va a abrir cuando tengamos una oportunidad de gol, pero tengamos paciencia, orden en el trabajo y en la parte ofensiva también’. Fue un mensaje muy simple, muy claro, y los jugadores ganaron el partido", kata Joel Huiqui, Direktur Teknis Cruz Azul.

Dampak dari arahan tersebut terlihat nyata pada menit ke-53 saat pemain Pumas, Rubén Duarte, melakukan gol bunuh diri yang menyamakan kedudukan. Pumas kemudian kehilangan kendali permainan setelah Uriel Antuna menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Jeremy Márquez, yang disusul oleh pengusiran Ángel Rico.

Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Cruz Azul melalui gol penentu kemenangan yang dicetak oleh Carlos Rotondi. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai dan memastikan gelar juara Clausura 2026 jatuh ke tangan La Maquina.

Artikel terkait

Rekomendasi