Bruno Fernandes menjadi figur sentral bagi Manchester United musim ini dengan konsistensi performa yang luar biasa. Gelandang asal Portugal tersebut hampir tidak pernah absen dan tetap menunjukkan intensitas tinggi hingga pertandingan berakhir.
Data dari Transfermarkt menunjukkan bahwa Bruno telah mencatatkan 32 penampilan di Liga Inggris musim ini dengan total 2.798 menit bermain. Kontribusinya bagi Setan Merah sangat signifikan melalui torehan 8 gol dan 19 assist di kompetisi domestik, seperti dikutip dari Detik Health.
Di atas lapangan, kapten Manchester United ini dikenal sangat disiplin dalam menjalankan transisi permainan, baik saat menyerang maupun bertahan. Kemampuan fisiknya yang mumpuni sering kali membuat dirinya terlihat seolah memiliki energi yang tidak terbatas.
Rahasia di balik ketahanan fisik tersebut adalah dorongan personal untuk terus meningkatkan kualitas teknik dan kebugaran tubuh. Bruno sering melakukan sesi tambahan guna memastikan fisiknya tetap berada pada level tertinggi.
"Saya rasa saya tidak punya rahasia, tapi saya berlatih seperti rekan-rekan setim saya. Saya mencoba melakukan beberapa latihan di luar lapangan, di gym, bersama Charlie [Owen, pelatih kebugaran] dan semua staf, Ed [Leng, kepala ilmuwan olahraga] juga," kata Bruno.
"Jadi saya melakukan beberapa hal di gym, saya suka melakukan banyak latihan penyelesaian akhir di akhir latihan, melakukan beberapa tembakan, beberapa tendangan bebas, beberapa penalti, beberapa dari semuanya, karena saya pikir ketika Anda berlatih dalam situasi seperti ini, Anda bisa menjadi lebih baik jika Anda berlatih setiap hari," sambung Bruno.
Peran Tidur Siang bagi Pemulihan Atlet
Salah satu aspek unik dalam menjaga kebugaran yang diterapkan oleh pemain berusia 30 tahun ini adalah rutinitas tidur siang. Hal ini diakuinya sebagai metode efektif untuk pemulihan energi menjelang pertandingan ke-300 bersama United.
"Entahlah, mungkin tidur siangku!" jawab Bruno ketika ditanya mengenai rahasia staminanya.
"Karena setiap orang berbeda, setiap orang memiliki cara istirahat, pemulihan, dan segalanya yang berbeda. Anda hanya perlu menemukan hal-hal yang tepat yang membuat Anda siap untuk segalanya," ujar Bruno.
Secara ilmiah, manfaat tidur siang bagi atlet telah didokumentasikan dalam jurnal tahun 2021 bertajuk 'The impact of daytime napping on athletic performance'. Studi tersebut membuktikan bahwa tidur siang sangat membantu proses pemulihan yang efektif bagi para olahragawan profesional.
Aktivitas tidur di siang hari terbukti dapat meningkatkan performa kognitif serta merespons persepsi atlet dengan lebih baik. Temuan riset menunjukkan bahwa tidur siang dengan durasi 35 hingga 90 menit memberikan manfaat lebih unggul dibandingkan tidur singkat berdurasi 20-30 menit.
Selain faktor fisik, kecintaan mendalam terhadap sepak bola menjadi motivasi mental bagi Bruno Fernandes untuk selalu tampil maksimal. Semangat masa kecilnya dalam bermain bola masih terjaga hingga kini dan menjadi motor penggerak prestasinya di lapangan hijau.
"Saat masih kecil, aku biasa bermain sepak bola dan ibuku biasa bilang aku bermain sepak bola 24/7. Aku tidak berbeda, anak kecil itu masih ada di dalam diriku, mimpi itu masih ada di dalam diriku, aku ingin sekali bermain sepak bola dan selalu ada bola di sisiku dan di kakiku. Itu selalu ada, jadi mungkin itu penyebabnya," pungkas Bruno.