Rajasthan Royals Hadapi Gujarat Titans dalam Kualifikasi 2 IPL 2026

Rajasthan Royals Hadapi Gujarat Titans dalam Kualifikasi 2 IPL 2026

Pertandingan sengit Kualifikasi 2 Indian Premier League (IPL) 2026 mempertemukan Gujarat Titans dan Rajasthan Royals di Stadion New Chandigarh pada Jumat, 29 Mei 2026, guna memperebutkan tiket ke babak final melawan Royal Challengers Bengaluru.

Drama sempat terjadi sebelum pertandingan dimulai ketika wasit pertandingan, Prakash Bhatt, meminta undian koin dilakukan ulang karena tidak mendengar prapengumuman dari Kapten Rajasthan Royals, Riyan Parag, meskipun koin pertama menunjukkan kemenangan bagi Kapten Gujarat Titans, Shubman Gill.

Setelah undian kedua dimenangkan oleh Rajasthan Royals, mereka memutuskan untuk memukul terlebih dahulu dalam laga krusial yang dilaporkan oleh Indian Express ini.

“We would have batted first as well. 40 overs of play has already been [played] on the wicket and we didn’t think it’s gonna change much, but unfortunately, I don’t think the referee heard the call from Riyan,” ujar Shubman Gill, Kapten Gujarat Titans.

Dalam jalannya pertandingan yang disiarkan langsung melalui Cricbuzz, Rajasthan Royals mencatatkan skor 154/5 dalam 16 over setelah sempat kehilangan pembuka Yashasvi Jaiswal di over pertama dan Dhruv Jurel di over berikutnya.

Pemain muda berusia 15 tahun, Vaibhav Sooryavanshi, menjadi motor kebangkitan Royals dengan mencetak 83 dari 43 bola, sekaligus menjadi pemain India tercepat yang mencapai 1.000 run dalam sejarah IPL.

Ketajaman lini penyerangan kedua tim mendapat perhatian dari mantan pemain kriket India, Aakash Chopra, melalui saluran YouTube pribadinya, yang memuji performa Kagiso Rabada dari Gujarat Titans dan Jofra Archer dari Rajasthan Royals.

“GT have taken 31 Powerplay wickets. RR aren't too far behind either. They have also taken 29 wickets. Kagiso Rabada is bowling like fire. The bro is proper fire, but Jofra is no less. He is also bowling at 150 kph. I think both bowling coaches have said something in their ears, that they should bowl length balls and fast, and stay far away from slower ones,” kata Aakash Chopra, Komentator Kriket India.

Chopra menilai adanya kejelasan peran yang diberikan oleh pelatih bowling masing-masing tim, yaitu Shane Bond di kubu Royals dan Ashish Nehra di kubu Titans, yang meminta kedua bowler andalan mereka fokus pada kecepatan alami.

Hingga over ke-16, Sooryavanshi masih bertahan di area pemukul didampingi oleh Ravindra Jadeja yang mengemas 36 dari 26 bola untuk membawa Rajasthan Royals mengejar target total di atas 190 run.

Artikel terkait

Rekomendasi