Ratu Sofya Bantah Tolak Promosi Film Karena Adegan Seksual

Ratu Sofya Bantah Tolak Promosi Film Karena Adegan Seksual

Aktris Ratu Sofya mengklarifikasi penolakan promosi film Dosa Penebusan atau Pengampunan di Kuningan, Jakarta Selatan pada Sabtu, 23 Mei 2026, karena masalah pemenuhan hak finansial oleh rumah produksi HAS Pictures.

Langkah ini diambil setelah pihak HAS Pictures melayangkan somasi kepada Ratu Sofya akibat belum menjalankan kewajiban promosi. Pemenuhan hak finansial tersebut dinilai menjadi alasan utama sang artis tetap pada prinsipnya untuk tidak melakukan kegiatan promosi, seperti dilansir dari Suara.

Pihak produser sempat menyatakan bahwa penolakan sang aktris didasari oleh keberatan terhadap adegan seksual di dalam film. Namun, pernyataan tersebut langsung disanggah oleh tim penasihat hukum Ratu Sofya yang menegaskan adanya hak klien mereka yang belum diselesaikan.

"Ratu bukannya mengingkari atau menolak. Tapi ada hak yang memang harus diperoleh Ratu terlebih dahulu," kata pengacara Ratu, Risvan.

Penjelasan mengenai penundaan promosi ini sebenarnya telah disampaikan melalui surat resmi. Risvan menambahkan bahwa surat tersebut ditujukan kepada ayah Ratu Sofya selaku pihak yang menandatangani kontrak kerja sama dengan PT HAS Pictures.

"Kami juga sudah menyampaikan semua itu dalam surat kepada pihak yang menandatangi surat kerja sama dengan PT HAS ya," kata Risvan.

Pihak kuasa hukum memastikan bahwa seluruh poin keberatan terkait hak finansial kliennya telah tertuang jelas dalam dokumen tersebut.

"Jadi, semua informasi itu sudah tersampaikan sebenarnya," imbuh Risvan.

Tim pengacara lain menegaskan bahwa tuntutan ini merupakan hal yang wajar bagi seorang profesional di industri hiburan.

"Pada prinsipnya, klien kami sebagai artis dan memang secara patut dan layak supaya mendapatkan haknya," kata Dede Rahmat, tim pengacara Ratu Sofya.

Surat jawaban yang dikirimkan oleh pihak Ratu Sofya tersebut rupanya memicu kesalahpahaman di lingkungan keluarga. Orang tua sang aktris mengira dokumen penjelasan itu merupakan sebuah somasi yang dilayangkan oleh anak mereka sendiri.

Kekeliruan interpretasi ini membuat ibunda Ratu Sofya menangis saat menggelar jumpa pers terpisah karena merasa disomasi oleh putrinya. Hubungan antara Ratu Sofya dan orang tuanya sendiri diketahui telah mengalami kerenggangan selama bertahun-tahun, dan sang ibu kini meminta agar putrinya tersebut segera pulang.

Artikel terkait

Rekomendasi