Pembalap Trackhouse Racing Raul Fernandez menyalahkan Jorge Martin atas insiden senggolan sesama pengguna motor Aprilia pada balapan Catalan Grand Prix. Tabrakan yang terjadi saat restart terakhir MotoGP Catalunya tersebut menyebabkan Martin terjatuh ke area gravel sehingga gagal meraih poin penting, seperti dilansir dari Detik Sport.
Insiden bermula ketika Fernandez berupaya menyalip Martin dari sisi dalam di Tikungan 5 saat Martin tengah memburu posisi kedua di belakang Pedro Acosta. Fernandez mengklaim manuvernya normal dan memiliki data telemetri Aprilia yang membuktikan dirinya berada di jalur balap yang benar.
"Pertama-tama, saya merasa beruntung karena saat melihat kekacauan di lintasan lurus belakang, saya merasakan benturan besar di dada dari puing motor," kata Raul Fernandez, pembalap Trackhouse Racing.
Sebelum insiden tersebut terjadi, pembalap asal Spanyol ini juga sempat terkena serpihan dari kecelakaan besar yang menimpa Alex Marquez.
"Setelah itu, insiden dengan Jorge cukup sulit dipahami karena saya punya kecepatan sangat bagus di Tikungan 4 dan datang ke Tikungan 5 dalam posisi siap menyalip dia," tutur Raul Fernandez.
Fernandez menilai rivalnya melakukan pengereman terlalu dini sehingga ia memutuskan untuk langsung melancarkan serangan dari sisi dalam.
"Saya melihat dia mengerem terlalu cepat dan saya menyerangnya. Dari video helikopter terlihat jelas saya hampir berhasil menyalip. Lalu ketika dia melihat itu saya, dia melakukan hal yang sama seperti kemarin. Dia melepas rem dan memasukkan motor lagi ke tikungan," ucap Raul Fernandez.
Dirinya menegaskan tidak melaju dengan kecepatan berlebihan ataupun keluar dari jalur balap saat melakukan manuver menyalip tersebut.
"Saya tidak masuk tikungan dengan kecepatan berlebihan. Saya juga tidak melebar dari racing line," ujar Raul Fernandez.
Fernandez menambahkan bahwa pergerakan motor Martin yang tiba-tiba menutup jalurnya membuat tabrakan tersebut tidak dapat dihindari lagi.
"Saya hanya sedang menyalip dia, tapi ketika dia memasukkan motornya ke depan ban depan saya, saya tidak bisa melakukan apa-apa. Kami punya datanya dan saya melihat dengan jelas bahwa dia membuat dua tikungan ketika saya sedang menyalipnya," sebut Raul Fernandez.
Kendati merasa tidak bersalah, Fernandez tetap menyampaikan rasa kecewanya karena tabrakan ini merugikan kubu pabrikan Aprilia secara keseluruhan.
"Pertama-tama saya merasa buruk untuk Aprilia, karena saya rasa mereka tidak pantas mendapat hasil seperti ini dari kami berdua," kata Raul Fernandez.
Pengawas balapan FIM Steward sempat meninjau tabrakan ini, namun akhirnya memutuskan tidak memberikan penalti atau tindakan lanjutan untuk kedua pembalap. Usai kejadian, CEO Aprilia Racing Massimo Rivola sempat terlihat terlibat percakapan tegang dengan bos Trackhouse Davide Brivio, sementara Jorge Martin memilih tidak memberikan komentar kepada media.