Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membidik pencapaian tertinggi dalam turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung di Istora Senayan pada 2 sampai 7 Juni mendatang.
Target besar dalam turnamen level Super 1000 ini dicanangkan setelah pasangan tersebut sebelumnya berhasil keluar sebagai runner-up Indonesia Masters 2026 di tempat yang sama, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Persiapan matang telah dijalankan oleh Raymond/Joaquin demi menyajikan penampilan terbaik di hadapan publik sendiri pada musim kompetisi tahun ini.
"Sebenarnya semuanya lah. Peak-nya semua (turnamen) dong, kan persiapannya dari awal," kata Raymond di Pelatnas PBSI, Cipayung.
Seusai merampungkan agenda Thomas Cup 2026, Raymond langsung kembali melakoni program latihan intensif untuk mendongkrak aspek fisik maupun tekniknya.
"Persiapan ya latihan sudah maksimal saja, sebisa mungkin tambah gitu," kata Raymond.
Kesiapan dari ganda putra Indonesia ini juga diamini oleh tim kepelatihan yang melihat adanya perkembangan positif menjelang turnamen dimulai.
"Sejauh ini sudah oke lah. Mudah-mudahan peak perfomance-nya di Indonesia Open," kata Anton.
Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI Antonius Budi Ariantho sebelumnya turut menetapkan target tinggi lantaran sektor ganda putra Indonesia sudah cukup lama mengalami puasa gelar di kandang sendiri.
Catatan sejarah mencatat bahwa pasangan legendaris Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi ganda putra Indonesia terakhir yang memenangi Indonesia Open pada tahun 2021 silam.
Kendati demikian, Joaquin memilih untuk bersikap realistis mengingat seluruh pasangan ganda putra terbaik Indonesia juga dipastikan ikut memperebutkan gelar juara.
"Saya kalau dibilang pede (juara) ya kita step by step saja. Apalagi kita di Indonesia Open main semua kan ganda putra, ramai kan. Jadi ya mohon datang ke Istora dukung kita langsung," ujar Joaquin.