Rayo Vallecano dan Deportivo Alaves bakal saling berhadapan pada laga pamungkas LaLiga musim 2025/2026 yang krusial bagi target finansial dan tiket kompetisi Eropa kedua tim pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Pertandingan ini sangat bernilai bagi Deportivo Alaves karena posisi akhir di klasemen menentukan pembagian uang hak siar televisi dari LaLiga yang berdurasi hingga beberapa musim ke depan.
Klub yang finis di peringkat ke-10 diperkirakan mengantongi 8,8 juta euro, sedangkan posisi ke-17 hanya menerima sekitar 3 juta euro, sehingga terdapat selisih hingga hampir 6 juta euro untuk modal transfer dan gaji pemain.
Alaves saat ini berada di peringkat ke-14 dengan 43 poin dan bisa melesat ke peringkat 10 jika menang atas Rayo, sambil berharap Real Sociedad, Espanyol, dan Athletic Bilbao menelan kekalahan.
Sebaliknya, jika Alaves kalah, posisi mereka rawan digeser oleh Levante atau Osasuna yang menguntit di bawahnya karena penentuan peringkat imbang LaLiga menggunakan sistem rekor pertemuan langsung.
| Posisi | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 8 | Rayo Vallecano | 47 |
| 9 | Valencia | 46 |
| 10 | Real Sociedad | 45 |
| 11 | Espanyol | 45 |
| 12 | Athletic Bilbao | 45 |
| 13 | Sevilla | 43 |
| 14 | Deportivo Alaves | 43 |
Bagi Rayo Vallecano, laga ini menjadi kesempatan emas untuk menembus zona Eropa karena mereka hanya tertinggal satu poin dari Getafe di peringkat ketujuh yang memegang tiket terakhir.
Pelatih Rayo Vallecano, Inigo Perez menegaskan arti penting pertandingan pekan ini dan laga final kompetisi antarklub Eropa yang sudah menanti skuadnya dalam waktu dekat.
"El mensaje es que tenemos dos finales" ujar Inigo Perez, Pelatih Rayo Vallecano.
Perez meminta anak asuhnya tetap fokus memenangkan pertandingan sembari memantau hasil laga kompetitor lain di stadion berbeda.
"No dependemos de nosotros pero el resto de situaciones son idénticas y debemos afrontarlas como el año pasado. Por eso estaremos atentos de cómo van otros partidos e ir tomando decisiones” kata Inigo Perez, Pelatih Rayo Vallecano.
Perez juga mengapresiasi konsistensi timnya yang berpeluang mencetak sejarah lolos ke kompetisi Eropa lewat jalur liga domestik selama dua musim berturut-turut.
"Hay pocos equipos que dos años seguidos puedan optar a clasificarse vía Liga para Europa. Aun así, nosotros debemos centrarnos en el cómo y al acabar ser conscientes de lo que hemos conseguido. Debemos seguir igual. No cambiar nada porque hayamos conseguido algo extraordinario” tutur Inigo Perez, Pelatih Rayo Vallecano.
Mengenai sorotan media yang masif menjelang final Liga Konferensi melawan Crystal Palace pada 27 Mei, Perez menilai hal itu berdampak positif bagi ekosistem klub.
"Hay añadidos que se aceptan y son positivos. El otro día, que hubiese tantos medios, nos ayuda a que se visibilice donde juega el filial y la cantera, que vean la infraestructura. Esos añadidos hay que usarlos para bien” kata Inigo Perez, Pelatih Rayo Vallecano.
Terkait kondisi Alaves yang sudah dipastikan aman dari degradasi, Perez meyakini tim tuan rumah akan tetap tampil habis-habisan tanpa beban di hadapan pendukungnya sendiri.
“Viene peleando y sufriendo de una manera importante y por fin, delante de su gente, despiden el año sin esa mochila. No espero un Alavés de vacaciones, sino un partido complejo, que debemos afrontar como el primer partido de Liga en Girona” ujar Inigo Perez, Pelatih Rayo Vallecano.
Di sisi lain, Perez mengkritik kelambatan Tribunal Administrativo del Deporte yang belum memutuskan banding atas sanksi tujuh laga pemainnya, Isi Palazon, sehingga sang pemain absen di laga besok.
"Es inentendible. Hay que confiar en las personas y los estamentos pero cuando pasa tanto tiempo y no nos contestan ya piensas que no quieren. El cuerpo técnico y los jugadores siempre hemos tenido empatía con ellos y no lo entiendo. Me da pena por Isi. Si nos hubieran dicho que no, lo hubiéramos aceptado” ucap Inigo Perez, Pelatih Rayo Vallecano.