RC Lens berhasil merengkuh trofi Coupe de France untuk pertama kali dalam sejarah klub setelah menundukkan Nice dengan skor 3-1 pada laga final di Stade de France yang berlangsung Jumat malam waktu setempat.
Kemenangan klub asal utara Prancis tersebut dipastikan melalui gol-gol dari Florian Thauvin pada menit ke-25, Jean-Philippe Édouard menjelang akhir babak pertama, serta gol penutup dari pemain pengganti Abdallah Sima pada menit ke-78.
Hasil ini sekaligus melengkapi pencapaian gemilang skuat asuhan Pierre Sage yang finis di peringkat kedua Ligue 1 musim ini di bawah Paris Saint-Germain, sekaligus menyegel tiket ke Liga Champions musim depan menurut laporan beIN SPORTS.
Sebaliknya, Nice semakin terpuruk karena kekalahan ini memupus harapan meraih trofi utama sejak tahun 1997, di mana mayoritas penonton di stadion berkapasitas 80.000 kursi tersebut didominasi oleh pendukung Lens akibat boikot dari fans Nice.
Klub berjuluk Les Aiglons itu kini harus mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi laga play-off degradasi dua leg melawan tim kasta kedua, Saint-Etienne, demi mempertahankan posisi mereka di divisi utama setelah finis di peringkat ke-16 klasemen akhir.
Kondisi internal Nice sendiri sedang memanas menyusul aksi protes pendukung yang sempat menginvasi lapangan setelah hasil imbang tanpa gol melawan Metz pada laga pamungkas liga domestik sebelumnya.
"The Coupe de France is no longer a priority at all." kata Jean-Pierre Rivere, Co-President Nice.
Pernyataan tersebut dilontarkan menyusul kekecewaan mendalam atas performa tim sepanjang musim 2025/2026 yang ia labeli sebagai periode katastrofal bagi klub.