Real Madrid Incar Bek Kanan Baru Saat Arsenal Disarankan Rekrut Trent

Real Madrid Incar Bek Kanan Baru Saat Arsenal Disarankan Rekrut Trent

Manajer anyar Real Madrid Jose Mourinho dilaporkan menuntut perekrutan bek kanan baru pada bursa transfer musim panas 2026 setelah bertolak belakang dengan rumor rencana kepulangan Trent Alexander-Arnold ke Liga Premier Inggris.

Kabar perburuan pemain bertahan baru oleh raksasa Spanyol tersebut disampaikan oleh jurnalis transfer Fabrizio Romano melalui media sosial X menyusul kepergian Dani Carvajal dari Santiago Bernabeu.

"Real Madrid plan to sign a right back this summer with Denzel Dumfries and Pedro Porro among options being considered. Ivan Fresneda has also been scouted recently." tulis Fabrizio Romano melalui akun media sosial X miliknya.

Salah satu target Los Blancos, Pedro Porro, sebelumnya sempat angkat bicara mengenai rumor ketertarikan klub besar terhadap dirinya saat diwawancarai Cadena SER pada Maret 2026.

"When you’re little, you dream about a lot of things, but day to day I focus on my reality, and when you think about playing for the best teams in the world, you know you still have things to improve," kata Pedro Porro.

Pemain milik Tottenham Hotspur yang bernilai 39 juta poundsterling tersebut saat ini tercatat masih terikat kontrak di London Utara hingga musim panas 2028.

Di sisi lain, situasi masa depan lini belakang Real Madrid memicu analisis dari mantan penyerang Manchester United, Teddy Sheringham, yang menyarankan Arsenal untuk segera memboyong Alexander-Arnold.

Sheringham menilai sistem pertahanan Mikel Arteta yang solid sangat cocok untuk menopang gaya permainan menyerang sang bek setelah lini kanan Arsenal sempat pincang akibat cedera Ben White dan Jurrien Timber.

"Mungkinkah kita melihat Trent Alexander-Arnold kembali ke Liga Premier? Fans Liverpool tentu tidak ingin dia kembali ke Anfield," ujar Teddy Sheringham seperti dilansir dari Boyle Sports.

Mantan striker Tottenham Hotspur itu meyakini bahwa kelemahan bertahan Alexander-Arnold tidak akan terekspos jika bermain dalam struktur taktik The Gunners yang rapi.

"Dia tidak langsung terlihat sebagai pemain Arsenal. Namun mereka bisa membuat itu berhasil untuknya," lanjut Teddy Sheringham.

Menurut pandangannya, performa buruk seorang bek sayap di lapangan sering kali terjadi akibat minimnya koordinasi dan dukungan dari unit pertahanan tim secara keseluruhan.

"Bahkan jika Anda memiliki empat bek hebat, bila Trent dibiarkan sendirian maka dia akan terlihat berantakan. Hal yang sama juga pernah terjadi pada Harry Maguire ketika Manchester United tidak bermain baik," kata Teddy Sheringham.

Ia menambahkan bahwa bek-bek legendaris masa lalu pun akan tetap terlihat rapuh apabila dipaksa bekerja tanpa adanya kolektivitas lini belakang.

"Jika itu terjadi pada Tony Adams atau Steve Bruce, mereka juga akan terlihat buruk. Dalam lini belakang yang terorganisasi dan bekerja sebagai satu unit, Trent akan jauh lebih efektif," tegas Teddy Sheringham.

Penggawa tim nasional Inggris berusia 27 tahun itu diyakini bakal mengembalikan kreativitas sisi kanan Arsenal lewat akurasi umpan yang ia miliki.

"Jika seseorang bekerja bersama Trent dengan pendekatan seperti itu dan melatihnya untuk berada di posisi yang tepat pada waktu yang tepat, saya yakin dia bisa berkembang di posisi tersebut," tutur Teddy Sheringham.

Pemain yang mengemas 4 assist dari 21 laga La Liga bersama Real Madrid sepanjang musim 2025/2026 ini diproyeksikan memberikan opsi taktikal baru bagi Arsenal yang baru saja kalah dari PSG di final Liga Champions.

"With that, he can give you that added dimension that he's always brought to a team," pungkas Teddy Sheringham.

Dalam wawancara terpisah yang dilansir dari Liputan6.com pada Selasa, 2 Juni 2026, Sheringham kembali menegaskan keterbatasan pilihan klub bagi sang pemain jika memutuskan kembali ke Inggris.

"Apakah kita bisa melihat Trent Alexander-Arnold kembali ke Premier League? Suporter Liverpool mungkin tidak menginginkannya kembali, jadi pilihan tujuannya menjadi lebih terbatas, bukan?" ujar Teddy Sheringham.

Struktur Komparasi Efektivitas Performa Bek Berdasarkan Sistem Tim
PemainKondisi Tanpa Sistem SolidKondisi Dalam Sistem Terorganisasi
Trent Alexander-ArnoldSering terlihat kewalahan dan berantakan saat bertahan.Sangat efektif dan bisa memaksimalkan visi serangannya.
Harry MaguirePerforma menurun drastis saat kolektivitas tim hilang.Menjadi pilar pertahanan yang tenang dan bisa diandalkan.
Tony Adams / Steve BruceAkan terlihat buruk jika dibiarkan bekerja sendirian.Menjadi legenda karena didukung unit pertahanan yang kompak.

Artikel terkait

Rekomendasi