Real Madrid dilaporkan sedang mempertimbangkan manajer Aston Villa, Unai Emery, sebagai kandidat utama untuk mengisi posisi pelatih kepala di Santiago Bernabeu. Langkah ini diambil manajemen klub guna menggantikan Alvaro Arbeloa menyusul kegagalan Los Blancos meraih trofi besar dalam dua musim berturut-turut.
Presiden Real Madrid Florentino Perez beserta jajaran direksi melihat Emery sebagai sosok yang tepat untuk memimpin era baru klub menurut laporan talkSPORT pada Senin (4/5). Pelatih berusia 54 tahun tersebut dinilai memiliki reputasi tinggi setelah berhasil mentransformasi Aston Villa menjadi pesaing tetap di papan atas Liga Premier Inggris sejak kedatangannya pada 2022.
Selain Emery, manajemen raksasa Spanyol itu juga dikaitkan dengan potensi kembalinya Jose Mourinho yang pernah melatih Madrid pada periode 2010-2013. Mourinho yang kini menangani Benfica dikabarkan memiliki klausul pelepasan dalam kontraknya, meski fokus utama saat ini tertuju pada kemajuan Emery di Inggris.
Pengamat sepak bola Ally McCoist menyatakan keprihatinannya jika manajer asal Spanyol itu memutuskan untuk meninggalkan Villa Park dalam waktu dekat. Ia menilai kehilangan sosok Emery akan menjadi pukulan telak bagi perkembangan klub asal Birmingham tersebut.
"Aku akan jujur padamu, aku tidak ingin dia pergi," ujar Ally McCoist, Mantan Manajer Rangers.
McCoist mengakui kekagumannya terhadap kualitas kepemimpinan Emery meski di sisi lain ia penasaran melihat sang pelatih bekerja sama dengan bintang-bintang muda di Madrid. Ia menyebut potensi kerja sama tersebut akan menjadi pemandangan yang sangat menarik bagi dunia sepak bola.
"Aku menyukainya, menyukai segala hal tentang dirinya... Saya pikir itu akan mendekati kehancuran di Villa Park jika mereka kehilangan dia. Tapi, tahu kah Anda? Sisi nakal dalam diri saya ingin sekali melihatnya menangani Kylian Mbappe dan Vinicius Jr, serta para pemain muda itu," kata Ally McCoist, Mantan Manajer Rangers.
Kualitas Emery dianggap sudah terbukti di berbagai level kompetisi, termasuk keberhasilannya membawa Villa lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sejak dekade 1980-an. McCoist menegaskan bahwa kegagalan di Arsenal merupakan satu-satunya catatan minor dalam karier cemerlangnya.
"I think itu akan sangat, sangat menarik. Tidak mengherankan (melihat Emery dikaitkan dengan Madrid), dia adalah pelatih kelas atas. Dengar, dia kecewa dengan performa timnya kemarin (kekalahan 2-1 dari Tottenham Hotspur). Tapi, mengapa dia tidak masuk dalam pertimbangan sebagai manajer berikutnya? Dia telah membuktikannya di setiap level, selain di Arsenal. Dia benar-benar fantastis, tapi saya ingin dia tetap di sini," tambah Ally McCoist, Mantan Manajer Rangers.
Rekam jejak Emery di Aston Villa mencakup pencapaian finis di peringkat ketujuh pada musim perdana dan menembus kualifikasi Liga Champions setahun kemudian. Saat ini, ia juga sedang berupaya membawa timnya melaju ke final Liga Europa meskipun harus mengejar ketertinggalan agregat 1-0 dari Nottingham Forest pada laga semifinal mendatang.