Raksasa Liga Spanyol Real Madrid melewati dua musim terakhir dengan situasi yang sulit tanpa raihan trofi. Bek tengah Los Blancos, Antonio Ruediger, menegaskan bahwa timnya kini hanya perlu fokus untuk bangkit pada musim kompetisi mendatang.
Kondisi ini berbanding terbalik setelah mereka tampil dominan dengan memenangi LaLiga dan Liga Champions 2023/24. Seperti dilansir dari Detik Sport, Madrid setelah itu harus puas finis di bawah sang juara Barcelona dalam persaingan Liga Spanyol, kandas di final Copa del Rey, serta terhenti di babak delapan besar kompetisi Eropa.
Memasuki musim 2025/26, hasil serupa kembali diperoleh Kylian Mbappe dan kawan-kawan di pentas LaLiga dan Liga Champions. Sementara itu, langkah mereka di turnamen piala domestik bahkan sudah terhenti sejak babak 16 besar.
Kegagalan meraih gelar juara dalam dua musim berturut-turut memicu gelombang kritik dari berbagai pihak. Antonio Ruediger mengakui tekanan tersebut merupakan hal yang lumrah bagi klub sebesar Real Madrid.
Pemain belakang tim nasional Jerman tersebut mengingatkan rekan-rekan setimnya agar tidak terpuruk dalam kekecewaan yang berlarut-larut.
"Hal-hal semacam itu bisa terjadi, yang mana Anda menjalani dua tahun tanpa trofi," ujar mantan pemain Chelsea itu kepada the Guardian.
"Tentu saja, ada banyak kegaduhan dan semuanya."
"Ada banyak hal... Aku enggak akan mengatakan lebih penting... tapi inilah sepakbola, itu memang bisa terjadi. Anda cuma harus melakukan tindakan yang tepat dan jujur pada diri sendiri, mengambil kesimpulan yang tepat, dan berusaha lagi di musim berikutnya."
"Memangnya Anda menginginkan kami melakukan apa? Pada akhirnya, apakah kami masih harus menangisi dua musim terakhir? Tidak kan. Temukan solusi yang tepat dan terus maju, karena apa yang hilang sekarang tidak bisa didapatkan kembali," ceplos Ruediger.