Masa depan gelandang veteran Luka Modric menjadi perbincangan hangat setelah Real Madrid dilaporkan siap membawanya pulang ke Stadion Santiago Bernabeu untuk mengisi posisi strategis di dalam struktur manajemen olahraga klub.
Langkah manajemen Real Madrid ini mencuat seiring kuatnya rumor bahwa kapten Timnas Kroasia tersebut bakal langsung pensiun dari sepak bola profesional begitu tugas negaranya di Piala Dunia 2026 selesai pada musim panas ini.
Kontrak pemain berusia 40 tahun itu bersama AC Milan akan habis pada akhir Juni mendatang, dan ia dikabarkan memilih tidak mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak otomatis selama satu musim.
Keputusan Modric untuk menyudahi karier bermainnya dipicu oleh kegagalan AC Milan lolos ke Liga Champions musim depan setelah kalah dari Cagliari di Stadion San Siro pada pertandingan terakhir Serie A, Senin dini hari WIB.
Hasil buruk tersebut langsung memicu revolusi besar berupa pemecatan pelatih Massimiliano Allegri, Direktur Olahraga Igli Tare, Direktur Teknis Geoffrey Moncada, hingga CEO Giorgio Furlani oleh manajemen AC Milan.
Dilansir dari AS dan Tuttosport, Presiden Real Madrid Florentino Perez sebelumnya telah menjamin bahwa pintu klub selalu terbuka lebar bagi Modric untuk mengisi peran eksekutif senior, penasihat, duta besar, hingga direktur olahraga.
Di sisi lain, laporan Tuttosport menyebutkan Modric berpotensi bekerja langsung bersama Jose Mourinho, sosok yang membawanya ke Spanyol pada 2012, di dalam departemen olahraga klub berjuluk Los Blancos tersebut.
Meski situasi internal di San Siro sedang bergejolak, pihak manajemen AC Milan dikabarkan masih berupaya keras membujuk peraih Ballon d'Or 2018 tersebut agar bersedia bertahan setidaknya untuk satu musim lagi.
"I know that Milan is trying to convince Modrić to continue for a little longer, especially Ibra himself. If Allegri had stayed, I think he would have decided to continue. Now he is deciding what to do, and in order to decide he also wants to understand whose hands the club will end up in: he wants to know who the coach and the sporting director will be." kata Gianluca Di Marzio, jurnalis Sky Sport 24.
Modric saat ini memilih untuk mengambil waktu demi memahami arah kepemimpinan baru di AC Milan sebelum mengambil keputusan final mengenai masa depan kariernya.
"I think that is legitimate on his part, considering the career he has had and everything he has won, to understand who he will have to work with.” cetus Gianluca Di Marzio, jurnalis Sky Sport 24.
Saat ini fokus utama Modric adalah memulihkan fisik pasca-cedera patah tulang pipi untuk memimpin Kroasia di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bulan depan.