Proses peresmian Jose Mourinho sebagai juru taktik anyar Real Madrid masih belum menemui kejelasan. Penundaan ini berisiko membuat klub raksasa Spanyol tersebut harus merogoh kocek lebih dalam akibat perubahan nilai tebusan sang pelatih.
Mourinho sebenarnya masih terikat kontrak dengan Benfica hingga Juni 2027. Namun, dilansir dari Detik Sport, pelatih asal Portugal itu memiliki klausul khusus yang mengizinkan dirinya hengkang dalam waktu 10 hari setelah kompetisi musim 2025-2026 berakhir.
Klausul pelepasan tersebut hanya bernilai 3 juta Euro bersih. Kebijakan ini awalnya dimasukkan oleh Presiden Benfica, Rui Costa, sebagai antisipasi andai dirinya kalah dalam pemilihan presiden klub pada November tahun lalu.
Rui Costa pada akhirnya memenangi pemilihan tersebut dan tetap menjabat sebagai petahana, tetapi klausul kontrak Mourinho tetap sah berlaku. Real Madrid dilaporkan berniat mengaktifkan klausul murah tersebut, namun pengumuman resmi belum juga dilakukan.
Agenda pemilihan presiden Real Madrid yang dijadwalkan pada 7 Juni mendatang disinyalir menjadi pemicu utama mandeknya kesepakatan. Florentino Perez selaku petahana yang selalu menang sebagai calon tunggal dalam empat pemilu terakhir kini mendapatkan penantang baru.
Pengusaha energi terbarukan, Enrique Riquelme, resmi maju menantang Perez. Jika Perez kembali memenangi kursi presiden, Mourinho dipastikan menjadi prioritas utama untuk menakhodai Madrid, sementara kemenangan Riquelme berpotensi mengubah arah bidikan pelatih.
Konsekuensi Keterlambatan Transfer
Masa berlaku klausul tebusan murah senilai 3 juta Euro tersebut resmi kedaluwarsa pada 26 Mei. Hitungan 10 hari itu berjalan sejak laga terakhir Benfica di Liga Portugal saat menghadapi Estoril Praia pada 16 Mei lalu.
Lonjakan Biaya Pelepasan
Konsekuensi dari keterlambatan ini membuat nilai pelepasan Mourinho melonjak drastis. Berdasarkan laporan Diario AS, harga yang harus dibayarkan Real Madrid kini meningkat menjadi 15 juta Euro, meskipun kubu Madrid dikabarkan masih mengupayakan potongan harga.
Real Madrid dituntut untuk segera mengambil keputusan karena Benfica juga berkejaran dengan waktu demi menyusun kekuatan baru. Klub Portugal tersebut harus segera mendapatkan suksesor Mourinho sebelum memulai babak kualifikasi Liga Europa yang bergulir pada 23 Juli mendatang.