Real Sporting de Gijon membidik kemenangan ketiga berturut-turut untuk menutup kompetisi Laliga Hypermotion 2025/2026 saat menantang tuan rumah Granada CF di Estadio Nuevo Los Carmenes pada Sabtu pukul 21.00 waktu setempat.
Pertandingan pekan ke-42 ini menjadi momen emosional bagi Real Sporting karena menjadi laga terakhir bagi pelatih Borja Jimenez dan enam pemain yang kontraknya habis atau masa pinjamannya berakhir pada 30 Juni mendatang.
Klub telah memastikan tidak mendongkrak masa bakti penjaga gawang Christian Joel, Eric Curbelo, dan kapten Kevin Vazquez, sementara masa depan Brian Olivan masih dalam pembahasan, sedangkan Andres Cuenca serta Justin Smith harus kembali ke klub pemilik mereka.
Tim tamu yang bertengger di peringkat ke-13 klasemen dipastikan tampil tanpa Diego Sanchez dan Guille Rosas akibat sanksi kartu, serta Nacho Martin, Mamadou Loum, dan Andres Ferrari yang masih dibekap cedera panjang.
Di sisi lain, Granada CF asuhan Jose Rojo 'Pacheta' juga mengusung misi bangkit setelah menelan tiga kekalahan beruntun dari Cordoba, Burgos, dan Mirandis sejak berhasil memastikan diri aman dari jurang degradasi secara matematis.
Laga ini diprediksi sepi penonton karena bertepatan dengan mulainya festival Corpus de Granada dan konser musik musisi lokal Lola Indigo, ditambah dengan performa buruk tuan rumah yang menelan lima kekalahan dari enam laga liga terakhir.
Granada dipastikan kehilangan Luca Zidane, Pedro Aleman, Alvaro Lemos, Loic Williams yang akan pindah ke Colorado Rapids, serta Bambo Diaby akibat cedera, namun kembali diperkuat Ruben Alcaraz, Alex Sola, dan penyerang Jorge Pascual.
Pertandingan ini sekaligus menandai akhir karier profesional bagi gelandang Granada Manu Trigueros yang memutuskan pensiun, serta potensi kepergian Sergio Ruiz yang belum merespons tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen klub.
"Lemos, Loïc, Bambo, Pedro y Luca Zidane seguro que no están" kata Pacheta, Pelatih Granada CF.
Pacheta mengonfirmasi lima pemainnya absen dan akan melengkapi daftar susunan pemain dengan mempromosikan beberapa nama dari tim Juvenil A seperti Mario Jimenez 'Gambin', Bourama, dan Pablo Jimenez 'Puma'.
Kompetisi sekunder Spanyol ini dipimpin oleh wasit Alvaro Moreno Aragon asal Madrid, dengan Oliver de la Fuente bertugas mengawal ruang video alat bantu wasit atau VAR sepanjang jalannya pertandingan pamungkas tersebut.