Goh-Lai Singkirkan Rehan-Gloria di Indonesia Open 2026

Goh-Lai Singkirkan Rehan-Gloria di Indonesia Open 2026

Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, tersingkir pada babak pertama turnamen Indonesia Open 2026 di Jakarta setelah ditumbangkan wakil Malaysia, Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.

Kekalahan dalam laga sengit tiga gim dengan skor 21-17, 16-21, dan 21-23 tersebut membuat langkah Rehan/Gloria terhenti lebih awal, sebagaimana dilansir dari Medcom.

Faktor kondisi lapangan yang berangin diakui menjadi kendala bagi pasangan tuan rumah dalam mengendalikan arah laju kok sepanjang pertandingan, meskipun performa maksimal telah diupayakan.

“Kami memang merasa tidak dapat mengendalikan kondisi lapangan yang berangin, tapi kami sudah berusaha maksimal. Di poin-poin kritis, kami tidak dapat memanfaatkan momentum, finishing touch-nya masih kurang,” ujar Gloria.

Kegagalan memaksimalkan sejumlah peluang emas berujung pada hilangnya poin berharga, padahal instruksi pelatih untuk menguasai area net dan menjaga ritme tanpa lambung sudah coba diterapkan.

“Banyak kesempatan seharusnya kami bisa dapat poin, tetapi malah kami buang poin. Pelatih sudah menginstruksikan supaya kami unggul di permainan depan net dan jaga tempo permainan. Kami juga menerapkan permainan no lob dan mencoba lebih banyak menyerang,” imbuh Gloria.

Ajang internasional ini menjadi turnamen kedua bagi Rehan/Gloria setelah Rehan pulih dari cedera ACL, menyusul penampilan mereka sebelumnya di Singapore Open 2026 serta uji coba di Sirkuit Nasional A Jatim 2026.

“Kami tentunya tidak puas dengan hasil yang kami dapat hari ini, karena sebetulnya kami punya peluang untuk menang dan melangkah lebih jauh di turnamen ini,” beber Gloria.

Proses adaptasi pascacedera dinilai membutuhkan komunikasi yang intens guna menyelaraskan harapan antara kedua pemain maupun arahan dari tim pelatih demi peningkatan performa ke depan.

“Saya juga berusaha untuk mengerti posisi Rehan yang baru saja comeback dari cedera, saya tahu ini tidak mudah buat Rehan. Sekarang kami saling komunikasi saja, saling imbangi keinginan dan harapan dari kami masing-masing, begitu juga dari pelatih. Jadi intinya masih banyak yang mesti ditingkatkan lagi dari kami berdua,” tambah Gloria.

Evaluasi dari kekalahan di turnamen ini langsung dialihkan untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya pada ajang Australia Open 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi