Penyanyi Gwen Stefani bersama grup musik No Doubt resmi memulai rangkaian konser reuni di panggung Sphere, Las Vegas, pada Rabu (6/5/2026) malam. Pertunjukan ini menandai kemunculan perdana band asal Orange County tersebut dalam format konser panjang setelah absen selama 14 tahun, sebagaimana dilansir dari Wolipop.
Grup yang digawangi oleh Gwen Stefani, Tony Kanal, Tom Dumont, dan Adrian Young tersebut membawakan total 21 lagu selama dua jam durasi pertunjukan. Salah satu momen langka terjadi ketika mereka memainkan lagu "The Climb" dari album Tragic Kingdom (1995) yang telah 29 tahun tidak pernah dibawakan secara langsung.
Vokalis utama No Doubt, Gwen Stefani, terlihat emosional saat menyapa ribuan penggemar yang memadati arena pertunjukan. Ia mengungkapkan perasaan mendalam mengenai momen kembalinya band tersebut ke atas panggung besar.
"Saya sedikit emosional di sini," aku Stefani di hadapan penonton yang bersorak riuh dikutip dari People.
Dalam rangkaian acara, sebuah cuplikan video juga diputar untuk memperlihatkan refleksi Stefani mengenai proses kreatif di balik lagu-lagu hits mereka. Ia menceritakan bahwa karya-karya No Doubt lahir dari pengalaman pribadi yang jujur.
"Berada di No Doubt telah menjadi perjalanan yang luar biasa. Tapi awalnya, lagu-lagu itu ditulis dari banyak rasa sakit. Saya melakukannya karena itu hanya keluar dari diri saya, cara alami untuk menyembuhkan diri sendiri," kenang Gwen dalam cuplikan video yang diputar di layar raksasa.
Penampilan fisik Stefani yang kini berusia 56 tahun menjadi perhatian publik karena dinilai tetap awet muda layaknya masa kejayaannya di era 90-an. Ia mengenakan berbagai kostum teatrikal, mulai dari setelan kotak-kotak kuning-hitam hingga gaun polkadot dari bahan sifon.
Konser ini mengoptimalkan teknologi visual Sphere dengan menampilkan latar pemandangan bawah laut saat lagu "Underneath It All" berkumandang. Bahkan, kursi penonton dirancang bergetar saat lagu "Tragic Kingdom" dibawakan untuk memberikan sensasi simulasi roller coaster bagi para pengunjung.
Di tengah pertunjukan, Stefani sempat berhenti sejenak untuk merenungkan makna lagu "Just a Girl" yang ia tulis 31 tahun silam. Ia mempertanyakan relevansi lagu tersebut dengan usianya saat ini sebelum kembali memanaskan suasana panggung.
"Saya menulis lagu ini dengan kepolosan murni di saat saya baru menyadari diri saya dan lingkungan sekitar saya. Tapi saya selalu berpikir bahwa saya akan terlalu dewasa untuk menyanyikannya dan itu akan ketinggalan zaman," ujarnya sebelum bertanya kepada penonton apakah lagu itu masih pantas dibawakan.
Stefani menutup sesi tersebut dengan menyampaikan apresiasi kepada basis penggemar setianya yang terus memberikan dukungan selama puluhan tahun berkarier di industri musik dunia.
"Ini adalah pertukaran cinta yang luar biasa yang tidak pernah berakhir, dan saya sangat bersyukur," tambahnya.
Sejarah No Doubt tidak lepas dari peran Eric Stefani, kakak kandung Gwen, yang merupakan pendiri sekaligus penulis lagu utama di awal terbentuknya band. Meskipun Eric meninggalkan grup pada 1994 untuk menjadi animator The Simpsons, kontribusinya pada lagu hits seperti "Don't Speak" tetap menjadi bagian penting dari kesuksesan band tersebut.
Pertunjukan di Las Vegas ini dijadwalkan berlangsung sebanyak 18 kali. Residensi No Doubt di Sphere diprediksi menjadi salah satu agenda konser dengan tingkat keberhasilan tertinggi sepanjang tahun 2026.