Bek Arsenal Riccardo Calafiori mengincar kemenangan di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain sebagai misi penebusan atas kegagalan tim nasional Italia menembus Piala Dunia 2026. Pertandingan pamungkas tersebut akan diselenggarakan di Puskas Arena, Budapest pada Sabtu (30/5) malam WIB.
Dilansir dari Detik Sport, laga ini menjadi momentum krusial bagi kedua tim. PSG berambisi mempertahankan gelar juara secara berturut-turut, sedangkan Arsenal mengejar trofi Liga Champions pertama mereka sepanjang sejarah klub.
Kekecewaan mendalam akibat kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun menjadi motivasi tambahan bagi Calafiori. Pemain internasional Italia tersebut memandang laga final ini sebagai kesempatan langka yang harus dimaksimalkan.
"Aku akan punya kesempatan mengibarkan bendera kita dan mencoba memenangi pialanya, di tahun kita tidak lolos ke Piala Dunia," ungkap Calafiori kepada La Repubblica dan Cronache di spogliatoio. "Kesempatan seperti ini hanya datang sekali seumur hidup, untuk itu harus dimanfaatkan."
Meskipun Arsenal tidak lebih diunggulkan karena status PSG sebagai juara bertahan, bek berusia 24 tahun tersebut tetap optimistis. Calafiori menilai status underdog justru memicu rasa lapar akan gelar yang lebih besar di kubu Meriam London.
"Ini adalah pertandingan yang dilakoni sekali, maka semuanya mungkin. Mereka toh sudah memenangi trofinya di musim lalu, mungkin kami akan lebih menginginkannya daripada mereka," pemain berusia 24 tahun itu mengatakan jelang PSG vs Arsenal.