Riccardo Montolivo Soroti Kelesuan Lini Depan AC Milan

Riccardo Montolivo Soroti Kelesuan Lini Depan AC Milan

Kegagalan AC Milan menembus zona Liga Champions musim ini memicu kekecewaan dari mantan gelandang mereka, Riccardo Montolivo, setelah klub hanya mampu finis di peringkat kelima klasemen akhir Serie A.

Akibat hasil tersebut, Rossoneri harus puas berlaga di kompetisi Liga Europa pada musim depan, sebagaimana dilansir dari Medcom. Berdasarkan statistik kompetisi, Il Diavolo Rosso hanya mengemas 53 gol di Serie A, yang menempatkan produktivitas mereka di urutan keenam sepanjang musim.

Penurunan kualitas skuad ini dinilai memerlukan evaluasi mendalam, khususnya pada sektor penyerangan yang dianggap pasif selama beberapa tahun terakhir.

"Milan mengalami penurunan yang jelas dalam skuad dan harus ditingkatkan untuk musim depan. Lini depan telah menjadi masalah bagi Milan selama bertahun-tahun," kata Riccardo Montolivo, Mantan Gelandang AC Milan.

Montolivo mengharapkan pihak direksi klub segera mengambil langkah nyata untuk memperkuat ujung tombak tim, di samping melakukan perombakan pada jajaran manajemen. Kehadiran pemain seperti Rafael Leao, Christian Pulisic, dan Christopher Nkunku dinilai belum memberikan ketajaman yang cukup sebagai juru gedor utama.

"Giroud mengatasinya ketika ia masih di sini dan menyembunyikan tumpulnya lini depan Milan. Tapi peningkatan di lini depan diperlukan untuk mengembalikan Milan ke papan atas," tegas Riccardo Montolivo, Mantan Gelandang AC Milan.

Hingga saat ini, manajemen AC Milan dihadapkan pada tuntutan besar untuk berbenah di bursa transfer demi mengembalikan klub ke papan atas kompetisi domestik dan Eropa.

Artikel terkait

Rekomendasi