Penyanyi pendatang baru asal Medan, Richo Tse, resmi meramaikan industri musik Indonesia melalui peluncuran single perdana bertajuk Kutertipu. Lagu bergenre pop tersebut dirilis di bawah naungan label Jendela Music Production pada Senin (4/5/2026), dilansir dari Detik Hot.
Karya musik yang digubah oleh komposer Marcel Paluruan ini mengangkat tema pengkhianatan dalam hubungan atau fenomena ghosting. Peluncuran lagu ini menjadi perwujudan cita-cita masa kecil Richo yang sempat tertunda akibat kondisi kesehatan.
"Gara-gara melihat teman-teman di sekitar juga satu-satu keluarin lagu juga dan akhirnya ke-triggered juga impian dari kecil saya yang memang kepingin jadi seorang penyanyi. Dengan dukungan dan dibantu dari teman yang memang sudah duluan tersebut untuk membantu mencarikan lagu dan jadilah single Kutertipu ini menjadi lagu perdana saya," ujar Richo Tse.
Perjalanan karier pria yang mengidolakan Elvis Presley ini tidak berjalan mulus karena ia pernah mengalami gangguan tiroid pada pita suara. Masalah medis tersebut sempat memicu kekhawatiran akan hilangnya kemampuan bernyanyi secara permanen.
Operasi pengangkatan tiroid telah dijalani Richo sejak tahun 2013, namun prosedur tersebut meninggalkan dampak jangka panjang pada kualitas suaranya. Ia harus melakukan latihan intensif untuk menyesuaikan diri dengan kondisi fisik yang baru.
"Saya operasi tiroid tuh 2013. Sebenarnya dibilang sembuh harusnya memang sembuh, tapi kondisinya 'damaged', karena kekuatan menahan nada tersebut sudah berbeda dengan sebelum saya melakukan tindakan operasi tersebut yang memang sudah di-warning oleh dokternya sebelumnya. Jadi dengan kondisi yang memang sudah seharusnya begitu, daripada disesali tentang hal yang tidak mungkin lagi kembali seperti semula, lebih baik dilatih lagi dengan kondisi baru sebaik mungkin," tutur Richo Tse.
Melalui debut ini, Richo berharap kehadirannya dapat diterima oleh para penikmat musik tanah air. Fokus utamanya saat ini adalah memberikan hiburan melalui karakter vokal yang ia miliki pasca pemulihan kesehatan.
"Harapan saya tentu sangat simple dan tidak muluk-muluk, ingin menghibur dengan suara saya dan di-appriciated orang-orang yang mendengarnya. Saya sangat bisa mengagumi suara dari seorang penyanyi dengan lagu yang dinyanyikan dan begitulah saya menginginkan sebaliknya dengan lagu saya ke depan," tutur Richo Tse.