Aktor Ridho Illahi secara resmi mengumumkan kabar pernikahannya dengan Anindya Caroline yang telah dilangsungkan secara sederhana di kediaman pribadinya di Padang, Sumatera Barat. Prosesi akad nikah tersebut digelar secara tertutup pada 23 Januari 2026 dengan dihadiri oleh lingkungan terdekat saja.
Sebagaimana dilansir dari Detik Hot, pemilihan lokasi di Padang dilakukan karena pertimbangan efisiensi di tengah kebingungan menentukan konsep adat. Ridho menjelaskan bahwa persiapan acara tersebut dilakukan secara mendadak demi mengutamakan legalitas pernikahan mereka.
"Jadi ini semuanya kan serba mendadak. Kita ngambil yang sederhana saja, yaitu nikah KUA di Padang, di rumah aku," kata Ridho Ilahi di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/5/2026).
Alasan mendasar dari keputusan tersebut adalah kerumitan jika harus menggabungkan latar belakang keluarga yang berbeda. Sang istri diketahui memiliki keluarga di Jawa namun tumbuh besar di Bali, sehingga terdapat tiga adat yang sempat menjadi pertimbangan resepsi.
"Karena kita pusing memikirkan resepsinya, mau di Padang kah, karena dia ada keluarga Jawa juga tapi gede di Bali. Jadi kita pusing milih tiga adat. Ah ya sudah yang penting kita halal dulu, untuk resepsi kita bisa nyusul," ujarnya.
Keputusan final mengenai tanggal pernikahan diambil setelah melalui diskusi yang matang untuk melangsungkan prosesi di rumah Ridho. Petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat hadir langsung untuk memimpin jalannya akad nikah.
"Akhirnya kita bulat mengambil keputusan menikah tanggal 23 Januari di Padang, tepatnya di rumah aku. Penghulunya sendiri Kepala KUA di sana," tambahnya.
Ridho sengaja tidak melakukan publikasi sebelum acara berlangsung untuk meminimalisir potensi kendala teknis maupun gangguan lainnya. Ia baru bersedia membagikan kabar bahagia tersebut setelah seluruh rangkaian prosesi selesai dilaksanakan dengan lancar.
"Sebenarnya sih nggak mau pusing dan nggak mau banyak bicara. Karena kalau niat, 'Ya aku mau nikah nih 2 minggu lagi', wah itu takutnya ada masalah atau ada kendala. Jadi ya sudah kita pengin fokus untuk nikah ini dulu saja," jelasnya.
Pernyataan tersebut dipertegas dengan langkah Ridho yang memilih untuk merahasiakan momen sakral tersebut dari jangkauan media hingga urusan administrasi tuntas. Strategi ini diambil agar pasangan tersebut bisa lebih fokus pada inti acara pernikahan.
"Makanya pas kita sudah beres nikah, semuanya sudah kelar, baru kita ngabarin," sambungnya.
Kerahasiaan ini bahkan berdampak pada lingkungan pertemanan sang aktor yang banyak tidak mengetahui rencana tersebut. Sebagian besar kolega baru mengetahui status pernikahan Ridho setelah pasangan ini kembali ke Jakarta.
"Bahkan teman-teman aku saja, orang-orang terdekat aku itu nggak banyak yang tahu, pada kaget. Pas kita sudah di Jakarta baru kita kasih tahu, because kita fokus ingin nyusun acara dan nggak mau ribet," ungkapnya.
Prosesi akad nikah tersebut berlangsung dengan suasana kekeluargaan yang kental dan melibatkan partisipasi warga sekitar rumah. Ridho menitikberatkan acara pada kegiatan doa bersama yang dihadiri pengurus lingkungan setempat.
"Teman-teman juga nggak banyak yang tahu, lebih ke orang komplek. Jadi dari Pak RT, Pak RW, tetangga, lebih ke acara mendoa," katanya.
Terkait rencana perayaan besar, Ridho memberikan sinyal bahwa resepsi kemungkinan akan diselenggarakan di Bali dengan konsep yang tidak terlalu formal. Acara tersebut ditujukan khusus bagi anggota keluarga besar dari pihak istri yang berada di luar Sumatera.
"Nanti kemungkinan resepsi itu baru di Bali, lebih ke keluarga papanya atau keluarga dia yang di Jawa. Itu masih yang kecil-kecilanlah. Kita mau yang nggak ribet, mau yang happy dan nggak capek," tuturnya.
Mengenai mas kawin, Ridho menyebutkan bahwa logam mulia menjadi bagian dari mahar yang diberikan kepada Anindya. Ia memilih mas kawin yang memiliki nilai investasi sekaligus memenuhi syarat keagamaan.
"Kemarin maharnya seperangkat alat salat dan emas Antam. Sudah itu saja yang bisa aku kasih tahu," ujarnya.
Ridho juga memberikan klarifikasi mengenai jeda waktu tiga bulan sebelum akhirnya berani mengumumkan kabar ini ke khalayak luas. Ia mengaku sempat berdiskusi dengan istrinya mengenai urgensi mempublikasikan kehidupan pribadi mereka.
"Ini alhamdulillah banget. Sebenarnya dari awal nikah aku sempat nanya sama dia, 'Sayang, kita perlu nge-publish nggak? Buat apa?' Dia bilang, 'Ya sudah biarin saja orang tahu sendiri'," pungkasnya.