Rien Wartia Trigina menegaskan sikapnya untuk menolak tawaran perdamaian dari mantan Asisten Rumah Tangga miliknya, Herawati, di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (20/5/2026) malam. Langkah hukum tetap dilanjutkan karena ia merasa integritas serta nama baiknya telah hancur akibat tuduhan yang beredar.
Perselisihan ini bermula ketika Herawati mengaku mendapatkan perlakuan kasar dan ancaman, bahkan membawa kasus ini ke DPR RI untuk meminta perlindungan. Pihak Herawati sempat menawarkan perdamaian dengan syarat tertentu, termasuk meminta mantan istri Andre Taulany tersebut mengakui kesalahan.
Sebagai respons, perempuan yang akrab disapa Erin ini melaporkan balik Herawati ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik, seperti dilansir dari Detik Hot. Erin menyatakan keberatan dengan narasi yang menyebut dirinya melakukan penganiayaan hingga menggunakan senjata tajam.
"Maaf mohon maaf saya bukannya gak mau damai, tapi nama baik saya sudah rusak apalagi dengan fitnahan seperti ini. Fitnah-fitnah temen-temen saya semua jadi menilai saya 'Oh Erin kok begitu ya?'. Maksudnya ini framing-nya udah sangat jelek buat saya, sangat memojokkan," kata Erin, mantan istri Andre Taulany.
Ibu tiga anak tersebut menjelaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya sudah masuk ke ranah yang sangat serius. Menyetujui perdamaian di saat merasa benar dinilai akan memberikan kesan bahwa dirinya mengakui semua tuduhan miring tersebut.
"Tuduhan yang dia bilang katanya saya mencakar, mencekik, apalagi menendang, menodong pisau itu sangat keterlaluan. Maksudnya udah sangat luar biasa fitnahnya," tutur Erin.
Didampingi oleh tim kuasa hukumnya, Erin berkomitmen untuk terus mengawal laporan balik yang telah diajukan ke pihak kepolisian. Ia berharap fakta-fakta yang sebenarnya, termasuk rekaman CCTV di kediamannya, dapat membuktikan dirinya tidak bersalah.
"Maksudnya kalau saya oke minta maaf, berarti saya mengakui dong kalau saya tuh melakukan hal ini. Gak dong, saya harus mempertaruhkan keadilan. Gak bisa dong saya difitnah kayak gini," ujar Erin.
Erin mengklaim memiliki bukti kuat bahwa Herawati justru sering melanggar privasi keluarganya, termasuk memotret anak-anaknya tanpa izin hingga merokok di dalam area rumah. Saat ini, kedua belah pihak saling lapor dan proses hukum masih terus berjalan di kepolisian.
"Saya mau menempuh proses hukum. Biar biarkan proses hukum itu bekerja sesuai fakta, biar ada efek jera. Saya sudah bikin laporan fitnah dan pencemaran nama baik dan undang-undang ITE-nya, ada dua laporan di Polres Metro Jakarta Selatan," pungkas Erin.