Liverpool menjamu Chelsea dalam laga pekan ke-36 Liga Inggris di Stadion Anfield pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 13.30 waktu setempat. Pertandingan ini menjadi sorotan setelah pemain muda Rio Ngumoha tampil sebagai starter melawan mantan klubnya dan memberikan kontribusi instan bagi kemenangan tuan rumah.
The Reds melakukan tiga perubahan dalam susunan pemain inti dengan kembalinya kiper Giorgi Mamardashvili serta dimainkannya Milos Kerkez dan Rio Ngumoha sejak awal. Sementara itu, penyerang Alexander Isak yang baru pulih dari cedera memulai pertandingan dari bangku cadangan sebagaimana dilaporkan situs resmi Liverpool FC.
Rio Ngumoha, talenta berusia 17 tahun yang pindah dari Chelsea ke Liverpool pada 2025, mencetak asis untuk gol pembuka yang dicetak oleh Ryan Gravenberch pada babak pertama. Dilansir dari Empire of the Kop, Ngumoha mencatatkan statistik impresif dengan tiga dribel sukses dan satu penciptaan peluang selama interval pertama pertandingan tersebut.
| Kategori Statistik | Jumlah |
|---|---|
| Asis | 1 |
| Operan Sukses | 7/8 |
| Peluang Tercipta | 1 |
| Sentuhan di Kotak Penalti Lawan | 2 |
| Dribel Sukses | 3/4 |
| Kontribusi Pertahanan | 3 |
| Pemulihan Bola | 3 |
| Duel Darat Dimenangkan | 4/7 |
Manajer Liverpool, Arne Slot, memberikan kabar positif mengenai kondisi tim medis sebelum laga dimulai terkait kembalinya beberapa pilar utama ke sesi latihan. Kehadiran para pemain ini dinilai krusial untuk menjaga posisi Liverpool di empat besar klasemen sementara.
"Alex (Isak) berlatih bersama kami lagi, baru untuk pertama kalinya, kemarin. Jadi itu kabar baik. Kemarin dia melakukan sebagian latihan," kata Slot, manajer Liverpool.
Di sisi lain, Chelsea datang ke Anfield dengan tren negatif setelah menelan enam kekalahan beruntun di liga yang membuat mereka terlempar ke posisi kesembilan. Calum McFarlane yang menjabat sebagai pelatih interim kini memikul beban berat untuk membawa The Blues kembali ke kompetisi Eropa musim depan.
Dominik Szoboszlai juga menjadi perbincangan hangat di luar lapangan terkait negosiasi perpanjangan kontraknya yang masih buntu meskipun ia menjadi kandidat kuat pemain terbaik versi PFA. Gelandang asal Hungaria tersebut menyatakan keinginannya untuk tetap bertahan di Merseyside namun menekankan pentingnya kesepakatan yang adil.
"Nothing yet, to be honest. Nothing, from now on...it is not in my hands. It works this way. There is no progression but if the right offer comes then let's see. Let's see what happens, hopefully everyone will be happy at the end," kata Szoboszlai, gelandang Liverpool.
Pemain bernomor punggung delapan itu juga mengungkapkan rasa cintanya terhadap atmosfer klub dan para pendukung yang selalu memberikan dukungan penuh di stadion. Namun, ia menyadari bahwa masa depannya bergantung pada keputusan manajemen klub dalam memberikan penawaran baru.
"Of course [I want to stay]. I like the city, I like the club, I like playing with these guys, I love Anfield, I love the fans, let's see what the future holds. It is not on me. I would love to [stay]. We will see," ujar Szoboszlai.
Pengamat sepak bola Ben Knapton dari Sports Mole memberikan apresiasi tinggi terhadap performa Szoboszlai sepanjang musim ini yang telah mencetak dua digit gol dan asis. Menurutnya, tanpa kehadiran pemain tersebut, Liverpool mungkin tidak akan bersaing di zona Liga Champions.
"Dominik Szoboszlai for Player of the Year?" tanya Knapton, Site Coordinator Sports Mole.
Ia menyoroti peningkatan performa tim meski sempat tampil buruk di Old Trafford pekan sebelumnya dan kini harus menghadapi krisis cedera pemain. Knapton meyakini Liverpool tetap mampu mengatasi perlawanan Chelsea yang sedang dalam kondisi terpuruk.
"Liverpool shouldn't be settling for a draw in this game against the worst Premier League form team across the last six games. Even Burnley have picked up a point in that time," ujar Knapton.
Matt Law, Football Editor Sports Mole, turut mengomentari kualitas individu pemain Liverpool dan masa depan manajer Arne Slot di Anfield. Ia menganggap Szoboszlai sebagai pemain yang paling menonjol dan memberikan ancaman nyata bagi setiap lawan yang dihadapi.
"I think it's a really interesting debate, the Slot future thing. I don't think he will leave, but it would not shock me at all if they reached a point where they just thought, 'We're going to go elsewhere.'" kata Law.
Law menegaskan bahwa jika ada satu pemain Liverpool yang sangat ia inginkan untuk berada di timnya, maka pemain tersebut adalah sang kapten tim nasional Hungaria. Ia memuji kemampuan luar biasa yang ditunjukkan sang gelandang di atas lapangan.
"Szoboszlai, if there is a player I'd take from Liverpool, he'd be the one. At a time that might have been Van Dijk, that might have been Salah, there's always a debate about who you would take from Liverpool. He's the player now that I would take in a heartbeat," tutur Law.
Kondisi internal Chelsea digambarkan sebagai situasi yang sangat kacau baik di dalam maupun di luar lapangan oleh pengamat Oliver Thomas. Kegagalan lolos ke kompetisi Eropa disebut akan memberikan dampak finansial yang signifikan bagi klub asal London Barat tersebut.
"It's an absolute mess at the moment over there, I think that's the best way to describe it, both on and off the pitch really," ujar Thomas, Senior Reporter Sports Mole.
Liverpool kini mengoleksi 61 poin setelah kemenangan ini dan semakin dekat untuk mengunci tiket Liga Champions musim depan. Sementara Chelsea harus segera bangkit sebelum menghadapi final FA Cup melawan Manchester City di Wembley.