Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini merombak susunan pemain menjelang laga tandang krusial melawan Hellas Verona di Stadio Marcantonio Bentegodi pada Minggu, 24 Mei 2026 waktu setempat. Langkah ini diambil demi mengamankan kemenangan untuk menyegel tiket babak grup Liga Champions musim depan.
Klub berjuluk Giallorossi tersebut saat ini unggul dua poin atas Juventus dan Como di peringkat keempat klasemen sementara Serie A. Kemenangan mutlak atas Verona yang sudah dipastikan terdegradasi akan mengunci posisi empat besar tanpa perlu bergantung pada hasil pertandingan tim kompetitor lain.
Namun, kekuatan lini pertahanan AS Roma pincang menyusul kepastian absennya bek tengah Evan Ndicka hingga akhir musim. Berdasarkan laporan Sport Mediaset yang dikutip Italia Football, Ndicka menderita cedera robek otot hamstring kanan derajat dua saat melakoni laga derbi melawan Lazio.
Kondisi medis tersebut membuat sang pemain harus menepi selama beberapa pekan ke depan. Selain absen membela Roma di laga pamungkas, partisipasi Ndicka bersama Tim Nasional Pantai Gading untuk Piala Dunia 2026 yang dimulai pertengahan Juni mendatang kini berada dalam risiko besar.
Guna menutupi lubang di lini belakang, Gasperini memasang Daniele Ghilardi untuk melengkapi trio pertahanan bersama Gianluca Mancini dan Mario Hermoso. Di sektor sayap, absennya Wesley akibat kartu merah dalam laga derbi memaksa Devyne Rensch bermain di koridor kiri sementara Zeki Celik mengawal sisi kanan.
Berbeda dengan situasi lini belakang, kekuatan lini tengah AS Roma mendapatkan tambahan amunisi berharga menyusul pulihnya gelandang asal Prancis, Manu Kone.
"Kone has recovered, he trained with us all week, he has a few minor ailments, he’s not quite 100%, but he’s definitely available. I don’t know if he’ll start or start during the match, but he’s available. The rest of the team is feeling the heat and the temperatures, so we need to be good at being there at the right time tomorrow night, when it’s time to play, because it’s a very important match." ujar Gian Piero Gasperini, Pelatih AS Roma seperti dilansir dari chiesaditotti.com.
Kembalinya Kone memberikan opsi krusial bagi lini tengah Roma, terutama setelah hilangnya mobilitas Wesley akibat sanksi larangan bertanding. Gasperini memutuskan untuk langsung menurunkan Kone sejak menit awal berduet dengan Bryan Cristante di lini tengah, sekaligus memainkan skema ofensif bersama Paulo Dybala, Matias Soule, dan penyerang Donyell Malen.
Sebelumnya terdapat keraguan mengenai kesiapan fisik Soule yang sempat absen panjang akibat menderita pubalgia di paruh kedua musim ini.
"He had a very positive part of the season, scoring goals and providing assists, but then he had a long layoff, almost 50 days, which reduced his impact on the team. Last year he played fifth, but this year his characteristics have made him a more attacking player. The important thing is that he’s healthy: he’s still young, and once he’s fully recovered from his pubalgia, he can become even stronger." kata Gian Piero Gasperini, Pelatih AS Roma.
Selain ketajaman lini serang, Gasperini juga melayangkan pujian khusus kepada penjaga gawang Mile Svilar yang baru saja dinobatkan sebagai kiper terbaik Serie A pekan ini.
"Ah, well. There was someone who said, 'Give me a goalkeeper who saves and a midfielder who scores, and I'll take care of the rest,' and he was a great coach. Now I have both, and it shows (laughs)," kata Gian Piero Gasperini, Pelatih AS Roma untuk menutup sesi konferensi persnya.
Di kubu tuan rumah, Hellas Verona dipastikan tampil tanpa beban setelah dipastikan turun kasta sejak beberapa pekan lalu. Meski demikian, skuad asuhan Marco Baroni tersebut tercatat mampu menahan imbang juara bertahan Inter Milan dengan skor 1-1 serta meraih hasil imbang dalam tiga dari empat laga terakhir termasuk saat melawan Juventus.