Valentino Rossi Soroti Dampak Cedera terhadap Performa Marc Marquez

Valentino Rossi Soroti Dampak Cedera terhadap Performa Marc Marquez

Mantan pembalap MotoGP Valentino Rossi menyoroti kondisi fisik Marc Marquez yang dinilai kurang beruntung akibat cedera parah, sehingga menghambat ambisinya untuk melampaui rekor juara dunia pada musim balap 2026.

Kondisi fisik pembalap berusia 33 tahun tersebut memburuk setelah mengalami kecelakaan saat sprint race di Le Mans, menyusul insiden hebat sebelumnya di Mandalika pada Oktober 2025 yang memaksanya absen hingga akhir musim.

Marquez dilaporkan harus menahan rasa sakit pada bahunya selama balapan dan telah menjalani dua operasi sekaligus untuk memperbaiki patah tulang metakarpal kelima pada kakinya serta memindahkan sekrup operasi bahu yang menekan saraf radial.

Saat ini pihak Ducati maupun Marquez belum bisa memastikan tanggal pasti untuk kembali membalap, namun sang pembalap menargetkan untuk tampil di GP Mugello akhir pekan depan setelah melalui pemeriksaan medis pada hari Kamis.

Rossi memberikan pandangannya terkait situasi sulit yang sedang dihadapi oleh rival lamanya tersebut di lintasan balap.

"Marquez mengalami nasib buruk pada lengannya," ujar Valentino Rossi.

Di sisi lain, Rossi juga memberikan analisis mengenai performa tim Aprilia yang mengalami peningkatan pesat di bawah kepemimpinan Marco Bezzecchi yang saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 15 poin atas Jorge Martin.

"Saya rasa Aprilia tidak lebih baik dari Ducati, ini motor yang sedikit berbeda," tegas Valentino Rossi.

Penilaian tersebut didasari oleh pandangan bahwa keunggulan Aprilia saat ini lebih dipengaruhi oleh faktor motivasi tinggi dan performa individu pembalapnya dibandingkan aspek teknis semata.

"Tahun lalu Bezzecchi membuat motor ini berkembang pesat, dia merasa motor itu miliknya sendiri dan dia datang dengan motivasi tinggi," kata Valentino Rossi.

Meskipun demikian, posisi dominan pabrikan Ducati dinilai belum berjalan maksimal karena kendala yang dialami oleh para pembalap utama mereka di atas lintasan.

"Pembalap terbaik Ducati mengalami beberapa masalah dan nasib buruk. Marquez dengan lengannya, dan Pecco yang menunjukkan potensi tetapi tidak selalu bisa mewujudkannya," tegas Valentino Rossi.

Menurut laporan Ridertua, situasi kejuaraan dunia saat ini menunjukkan bahwa keseimbangan kekuatan dan kesiapan fisik para pembalap menjadi faktor penentu yang lebih besar daripada keunggulan teknis sepeda motor.

"Saat ini bukan hanya soal motor, tapi juga siapa yang mengendarainya," pungkas Valentino Rossi.

Artikel terkait

Rekomendasi