Presenter Ruben Onsu memberikan klarifikasi terbuka melalui akun Instagram pribadinya pada Minggu, 24 Mei 2026, guna menyanggah tuduhan netizen yang menyebut dirinya tidak berkontribusi dalam pembangunan rumah mantan istrinya, Sarwendah.
Langkah ini diambil oleh Ruben demi meluruskan opini negatif publik yang dinilai sudah menyudutkan kehidupan pribadinya secara berlebihan. Dilansir dari Suara, sang artis menegaskan bahwa seluruh hasil kerja kerasnya selama ini diperoleh secara transparan.
“Bersyukurnya tanpa saya jelaskan penghasilan saya dan tanpa merendahkan penghasilan seseorang, semua pekerjaan saya dari pagi sampai malam dikerjakan secara live,” tulis Ruben Onsu.
Penjelasan tersebut sengaja disampaikan bukan untuk menarik rasa iba dari masyarakat luas. Ruben menyatakan dirinya hanya ingin menunjukkan fakta yang sebenarnya terjadi berdasarkan aktivitas pekerjaan yang selama ini terlihat oleh publik.
“Sehingga kegiatan saya hampir seharian semua orang bisa tahu, jadi kalau pembenci tetap menutup mata dan menggiring opini, ya namanya juga pembenci. Di sini saya tidak meminta simpati, saya hanya meluruskan fakta berdasarkan tayangan live dan comment yang beredar,” lanjut Ruben Onsu.
Keputusan untuk bersuara ini baru diambil sekarang karena sang presenter merasa rumor di media sosial sudah berkembang terlalu jauh. Ruben kemudian menyindir balik kebiasaan warganet yang gemar berspekulasi mengenai nafkah keluarga tanpa mengetahui kebenarannya.
“Jadi kalau sekarang-sekarang ini saya jawab, karena ini sudah terlalu jauh dan saya hanya ingin menjelaskan yang sebenarnya,” jelas Ruben Onsu.
Respons dari masyarakat di media sosial terpantau beragam, di mana sebagian netizen memberikan dukungan moral atas kerja kerasnya, sementara sebagian lain tetap melayangkan komentar miring.
“Jadi, masih mau ditanya ada andil dari keringat dan lelahnya saya atau tidak? Coba hitung lagi deh, biasanya kan pada paling jago kalau urusan menghitung hidup orang lain,” tambah Ruben Onsu.
Pada bagian akhir penjelasannya, Ruben mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga batasan dan tidak mencampuri urusan domestik orang lain secara mendalam.
“Ini pesan untuk semuanya: Mengidolakan boleh, tapi ikut campur terlalu jauh jangan, karena saya yakin setiap orang pasti punya masalah hidupnya masing-masing, dan lanjutkan hidupmu yang baik dengan cara terbaik, fokus perbaiki hidup masing-masing,” tutup Ruben Onsu.