Sebuah insiden kebakaran menghanguskan rumah keluarga penyanyi Anisa Rahma di Jalan Kebon Bibit, Kelurahan Tamansari, Kota Bandung, pada Kamis, 30 April 2026 dini hari. Peristiwa yang terjadi di kawasan padat penduduk tersebut diduga kuat dipicu oleh penggunaan lilin pengusir lalat di area ruang makan yang tidak dimatikan.
Laporan mengenai musibah ini diterima oleh petugas pemadam kebakaran tepat pada pukul 03.05 WIB sebagaimana dilansir dari Suara. Api melalap hunian nomor 20 tersebut saat seluruh penghuni rumah sedang beristirahat, namun dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Anandito Dwis selaku suami Anisa Rahma memberikan keterangan mengenai penyebab awal munculnya si jago merah yang menghanguskan kediaman mereka. Informasi tersebut diperkuat oleh unggahan media sosial yang merujuk pada situasi di lokasi kejadian.
"Peristiwa kebakaran ini diduga dipicu oleh lilin yang lupa dimatikan dikarenakan selama dua hari terakhir menyalakan lilin untuk mengusir lalat," demikian keterangan dari akun @Sonibakhtiyar di Instagram pada Kamis, 30 April 2026.
Anandito sempat melakukan upaya pemadaman secara mandiri dengan menyiramkan air seadanya ke arah sumber api di ruang makan sebelum petugas tiba. Berdasarkan dokumentasi video di lokasi, sejumlah personel pemadam kebakaran terus berjibaku memadamkan api yang merambat hingga ke lantai dua bangunan.
"Izin melaporkan, terjadi kebakaran di Jalan Kebon Bibit, sedang dilakukan penanganan petugas," demikian suara petugas yang terdengar dari video tersebut.
Melalui media sosial pribadinya, Anisa Rahma membagikan kabar terkini mengenai kondisi kesehatan keluarganya setelah berhasil menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap. Penyanyi berusia 35 tahun tersebut memohon doa kepada para pengikutnya atas musibah yang menimpa tempat tinggal mereka.
"Bismillah, teman-teman minta doanya. Qodarullah, baru dikasih musibah kebakaran rumah yang kami tempati. Untuk kondisinya sekarang, aku, Dito, anak-anak dan keluarga dalam keadaan sehat selamat, masih diberi kesempatan sama Allah Alhamdulillah," kata Anisa Rahma.
Mantan personel Cherrybelle ini menjelaskan situasi kepanikan saat menyadari api sudah membesar di dalam rumah pada dini hari. Ia menekankan bahwa prioritas utamanya saat itu adalah mengevakuasi seluruh anggota keluarga keluar dari bangunan.
"Kejadiannya jam 03.00 pagi. Kami bangun dalam keadaan rumah sudah terbakar sebagian, api sudah besar banget, penuh dengan asap tebal. Yang kepikir cuma nyelametin diri, anak-anak dan keluarga," ucapnya.
Sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk melokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan sekitar. Penanganan cepat dari petugas Damkar membuat api berhasil dikuasai sepenuhnya sehingga kerusakan lebih luas pada pemukiman padat tersebut dapat dicegah.