Safrie Ramadan Minta Maaf Terkait Unggahan Konten Anak Na Daehoon

Safrie Ramadan Minta Maaf Terkait Unggahan Konten Anak Na Daehoon

Safrie Ramadan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka pada Rabu, 29 April 2026, setelah unggahannya di media sosial yang melibatkan anak-anak Na Daehoon memicu kecaman publik. Konten tersebut dinilai tidak pantas karena mengandung unsur pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dilansir dari Suara.

Kemarahan publik mencuat setelah pacar dari Julia Prastini tersebut menjadikan anak-anak Daehoon sebagai bahan lelucon. Na Daehoon sendiri telah meluapkan kekecewaannya melalui unggahan di Instagram Story karena merasa tindakan Safrie telah melewati batas kewajaran dalam berinteraksi dengan anak-anaknya.

Melalui pernyataan resminya, Safrie mengakui bahwa tindakannya merupakan bentuk ketidakdewasaan dalam mengelola konten digital. Ia menegaskan kesalahannya dan menyatakan penyesalan mendalam atas kegaduhan yang terjadi di ruang publik belakangan ini.

“Halo semuanya, saya Safrie Ramadan meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang saya perbuat belakangan ini,” ujar Safrie.

Pria tersebut juga mengakui bahwa sikapnya di media sosial selama ini belum menunjukkan kedewasaan yang seharusnya. Ia menyadari bahwa tindakan mengunggah konten sensitif tersebut tidak dapat dibenarkan secara moral maupun etika publik.

“Saya mengakui apa yang saya perbuat tidak dapat dibenarkan dan saya mengaku bahwa saya belum dewasa dalam bersosial media,” lanjut Safrie.

Permintaan maaf secara personal juga ditujukan langsung kepada pihak keluarga yang terdampak. Safrie berharap Na Daehoon bersedia menerima permohonan maafnya atas unggahan foto bersama sang anak yang disertai keterangan kalimat perbandingan kebahagiaan tersebut.

“Saya juga meminta maaf kepada saudara Na Daehoon dan keluarga atas apa yang sudah saya posting di sosial media,” kata Safrie.

Safrie berdalih bahwa ia tidak memiliki niat buruk saat membuat konten tersebut, meski ia menyadari cara penyampaiannya sangat keliru. Ia kembali menekankan bahwa faktor utama dari kesalahan ini adalah kurangnya pertimbangan matang dalam bersikap di internet.

“Saya tidak bermaksud apapun atas perbuatan saya, memang pure ketidakdewasaan saya dan saya pun mengharapkan agar saudara Na Daehoon dan keluarga membukakan pintu maaf sebesar-besarnya,” ungkap Safrie.

Sebagai penutup dari klarifikasinya, Safrie berkomitmen untuk melakukan perbaikan diri dalam penggunaan platform digital. Ia berjanji akan lebih berhati-hati agar insiden serupa yang merugikan pihak lain tidak terulang kembali di masa depan.

“Dan saya pun berusaha terus agar lebih dewasa dalam bersosial media dan saya berjanji bahwa kejadian seperti ini tidak akan terulang kembali,” tutup Safrie.

Artikel terkait

Rekomendasi