Samsung secara resmi mulai mendistribusikan pembaruan antarmuka One UI 8.5 versi stabil berbasis Android 16 untuk pengguna global termasuk di Indonesia pada Senin (11/5/2026). Peluncuran ini dilakukan setelah perusahaan teknologi asal Korea Selatan tersebut merilis pembaruan di pasar domestik mereka sebagai tahap awal.
Ketersediaan One UI 8.5 di Tanah Air saat ini sudah dapat dinikmati oleh pemilik lini Samsung Galaxy S25 series, dilansir dari Tekno pada Selasa (12/5/2026). Berdasarkan pantauan pada perangkat Galaxy S25 Ultra, paket pembaruan ini memiliki ukuran file mencapai 4.476,55 MB atau sekitar 4,5 GB.
Pembaruan sistem tersebut hadir dengan firmware versi S938BXXU9CZDP dan sudah mencakup patch keamanan edisi April 2026. Samsung merinci sejumlah perangkat yang masuk dalam daftar prioritas penerima pembaruan ini secara bertahap dalam waktu dekat.
| Kategori Perangkat | Model Perangkat |
|---|---|
| Galaxy S Series | Galaxy S25 series, Galaxy S25 FE, Galaxy S24 series, Galaxy S24 FE |
| Galaxy Z Series | Galaxy Z Fold7, Z Flip7, Galaxy Z Fold6, Z Flip6 |
| Galaxy Tab Series | Galaxy Tab S11 series, Galaxy Tab S10 series |
Meskipun sudah diumumkan, distribusi antarmuka ini dilakukan secara bergelombang berdasarkan wilayah dan jenis perangkat. Hingga saat ini, beberapa model seperti Galaxy S24 series dan Galaxy Tab S10 series terpantau belum menerima notifikasi pembaruan di Indonesia.
Perubahan signifikan pada One UI 8.5 meliputi desain visual baru bertema Frosted Glass yang memberikan efek transparansi berlapis pada panel sistem dan widget. Tampilan antarmuka ini dirancang agar lebih dinamis dalam menyesuaikan warna dengan wallpaper yang digunakan pengguna.
Sisi fungsionalitas juga diperkuat dengan integrasi Perplexity AI ke dalam asisten virtual Bixby untuk pemahaman bahasa yang lebih alami. Selain itu, fitur Photo Assist kini mendukung pengeditan berbasis teks (natural language editing) dan kemampuan menyimpan hasil suntingan secara berkelanjutan tanpa manual.
Aspek konektivitas mendapatkan pembaruan melalui fitur Audio Broadcast berbasis teknologi Auracast serta Storage Share untuk mempermudah akses dokumen antar ekosistem Galaxy. Samsung juga memperketat keamanan melalui fitur Theft Protection dengan mekanisme Failed Authentication Lock yang otomatis mengunci ponsel jika terjadi kegagalan otentikasi berulang kali.