San Antonio Spurs memastikan tiket ke babak Final NBA 2026 setelah menumbangkan juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan skor 111-103 pada laga penentu gim ketujuh Final Wilayah Barat hari Sabtu (30/5/2026) malam waktu setempat.
Kemenangan di markas lawan tersebut mengunci keunggulan seri menjadi 4-3 bagi tim asuhan Mitch Johnson, sekaligus menjadi kelolosan pertama mereka ke Final NBA sejak tahun 2014 untuk menantang New York Knicks.
Victor Wembanyama memimpin perolehan angka San Antonio Spurs dalam laga penentu tersebut dengan sumbangan 22 poin dan 7 rebound, setelah sebelumnya juga tampil dominan dengan mencetak 28 poin, 10 rebound, dan tiga blok saat membawa Spurs memenangi gim keenam dengan skor 118-91 untuk memaksakan terjadinya gim ketujuh.
Pemain ruki Dylan Harper turut menjadi pilar penting bagi San Antonio Spurs sepanjang rangkaian playoff dengan membukukan total 223 poin, termasuk sumbangan 18 poin di gim keenam serta performa impresif 24 poin, 11 rebound, tujuh steal, dan enam asis saat memenangi laga sengit lewat dua kali overtime di gim pertama.
Performa apik para pemain muda Spurs membuat Stephon Castle, guard tahun kedua San Antonio Spurs yang mencetak 17 poin dan sembilan asis di gim keenam, teringat pada memori masa kecilnya mengenai pertandingan penentu di babak final.
"Probably that I remember the most, probably Cavs-Warriors Finals Game 7 when the Cavs came back and won," ujar Stephon Castle, Guard San Antonio Spurs.
Castle menambahkan bahwa bermain dalam sebuah laga gim ketujuh dengan pertaruhan tiket menuju Final NBA merupakan impian masa kecilnya yang kini menjadi kenyataan.
"That was my most memorable one. I don't know what grade I was in at the time, but it had to be like 2017 or 2016," kata Stephon Castle, Guard San Antonio Spurs.
Di kubu lawan, kekuatan lini serang Oklahoma City Thunder pincang setelah forward Jalen Williams absen akibat cedera hamstring serta tidak bisa dimainkannya Ajay Mitchell, sehingga pelatih Mark Daigneault sempat melakukan perubahan taktik dengan memasang Cason Wallace sebagai starter menggantikan penembak jitu Jared McCain pada gim ketujuh.
Bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, menghadapi tekanan pertahanan yang sangat ketat di sepanjang seri Wilayah Barat ini meskipun ia sempat membawa timnya memenangi gim kelima dengan skor 127-114 lewat sumbangan 32 poin dan sembilan asis.
Sebelum mengalami kekalahan di gim ketujuh tahun 2026 ini, Gilgeous-Alexander tercatat memiliki rekor dua kemenangan beruntun dalam laga hidup-mati gim ketujuh yang semuanya diraih pada musim kompetisi tahun 2025.
Mengenai kesulitan yang dihadapi timnya saat memegang kendali serangan tanpa kehadiran para fasilitator utama akibat cedera pada gim keempat sebelum mereka bangkit di gim kelima, pihak Thunder sempat memberikan evaluasi internal.
"The thing that you take from those experiences is the mental part of it," kata Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.
Hartenstein juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas emosi agar tim tidak tampil terlalu menggebu-gebu ataupun terlalu terpuruk dalam situasi tekanan tinggi di babak gugur.
"Not getting too high, not getting too low. Just going in there knowing you have to come with a certain sense of urgency. I think our group does a great job of not being too emotional with it," ujar Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.
Evaluasi mengenai performa tim yang dinilai sempat tampil buruk sebelum mampu merespons dengan baik juga diakui oleh internal pemain Oklahoma City Thunder lainnya.
"I think when you go into any playoff game and your emotions are too high or too low, that’s kind of when it doesn’t work for yourself," kata Isaiah Hartenstein, Center Oklahoma City Thunder.
Kekalahan tersebut didahului oleh performa kurang maksimal dari senter Chet Holmgren yang kesulitan menghadapi dominasi Victor Wembanyama, di mana Holmgren mencatatkan penurunan rata-rata produksi angka menjadi 11,3 poin per gim selama seri ini dibandingkan catatan musim regulernya.
Menanggapi performa buruk di gim keempat saat dirinya sempat terkena blok oleh Wembanyama dalam upaya melakukan dunk, Holmgren menyatakan komitmennya untuk memberikan kontribusi yang lebih baik.
"Ego has been the downfall of many people’s careers," kata Chet Holmgren, Senter Oklahoma City Thunder.
Holmgren menegaskan bahwa dirinya selalu menuntut standar yang tinggi dari penampilannya sendiri di setiap pertandingan untuk membantu tim meraih hasil maksimal.
"I think no matter what I do out there," ujar Chet Holmgren, Senter Oklahoma City Thunder.
Ia berjanji untuk mengevaluasi setiap peluang yang terlewatkan dan berusaha keras memperbaiki penampilannya pada laga-laga berikutnya.
"I always expect more out of myself, expect better. I can see a lot of opportunities in the game where I have to be better and take advantage of, and I’m gonna do everything I can to do that," kata Chet Holmgren, Senter Oklahoma City Thunder.
Di sisi lain, kemenangan di gim kelima sempat memperlihatkan pergerakan bola yang dinamis dari para pemain Oklahoma City Thunder untuk keluar dari tekanan pertahanan San Antonio Spurs.
"We had a little disposition of how we wanted to play," kata Alex Caruso, Guard Oklahoma City Thunder.
Caruso menjelaskan bahwa agresivitas pasca-kekalahan menjadi kunci utama bagi timnya untuk mencoba mengoreksi arah permainan sejak awal laga.
"Ball was moving. We didn’t just let them pressure us. After you lose a game, in general, you try to be more aggressive and try to come back. … At a certain point, you just try to correct the ship if you’re not in that spot to start the game," ujar Alex Caruso, Guard Oklahoma City Thunder.
Meskipun Oklahoma City Thunder sempat menunjukkan mentalitas juara di gim kelima, konsistensi performa dalam seri yang sengit ini diakui menjadi tantangan besar oleh sang pelatih.
"I don’t know how — it’s a playoff series, you know? If you look at any playoff series that goes to six games, at least, there’s gonna be some tough games," kata Mark Daigneault, Pelatih Oklahoma City Thunder.
Daigneault menambahkan bahwa skuadnya selalu berupaya mengambil pelajaran berharga dari setiap kekalahan secara netral untuk diterapkan pada pertandingan selanjutnya.
"We had a tough game the other night. This team does a great job of coming back the next day, in a very neutral way, taking whatever the lessons are, applying them forward," ujar Mark Daigneault, Pelatih Oklahoma City Thunder.
Namun, efisiensi serangan yang pincang pada gim ketujuh akhirnya menghentikan langkah sang juara bertahan, sementara San Antonio Spurs melaju ke babak puncak untuk memperebutkan gelar juara.
Babak Final NBA 2026 antara San Antonio Spurs menghadapi New York Knicks dijadwalkan akan memulai gim pertama pada hari Rabu, 3 Juni 2026 mendatang.