Sarah Ferguson dan Rumus 'Friends with Benefits' Bersama P Diddy

Sarah Ferguson dan Rumus 'Friends with Benefits' Bersama P Diddy

Nama Sarah Ferguson kembali memicu gelombang perbincangan hangat di panggung internasional. Setelah sempat terlempar dari lingkaran inti keluarga kerajaan Inggris akibat keterkaitannya dengan kasus mendiang Jeffrey Epstein, kini muncul laporan baru yang tak kalah mengejutkan. Mantan Duchess of York tersebut dikabarkan menjalin hubungan spesial dengan Sean 'Diddy' Combs, produser musik ternama yang saat ini tengah mendekam di balik jeruji besi.

Laporan yang tertuang dalam buku terbaru karya Andrew Lownie berjudul 'Entitled' menggambarkan sisi lain dari kehidupan Sarah Ferguson pasca-perpisahannya dengan Andrew Mountbatten-Windsor. Lownie mencatat adanya keinginan kuat dari sang mantan bangsawan untuk membangun relasi dengan pria-pria Amerika Serikat yang memiliki kekayaan dan pengaruh besar. Keinginan ini tampaknya membawa Sarah masuk ke dalam lingkaran sosial yang sangat eksklusif sekaligus kontroversial.

Andrew Lownie menuliskan bahwa kedekatan Sarah dengan lingkaran Epstein hanyalah satu babak, sementara hubungannya dengan P Diddy menjadi babak lain yang belum banyak terungkap. Seorang sumber dari Palm Beach, Florida, memberikan gambaran mengenai karakter Sarah di mata lingkaran sosialnya kala itu.

"Jika Jeffrey melamar, Sarah pasti akan mengatakan ya. Bahkan setelah... Sarah dihukum karena menjadi pelaku kejahatan seksual. Dia memiliki reputasi sebagai seorang oportunis dan suka tidur dengan pria-pria kaya," ujar sumber dari Palm Beach, Florida.

Pernyataan tajam tersebut seolah menegaskan narasi yang dibangun dalam buku Lownie mengenai motivasi Sarah di balik setiap pertemuan mewahnya di Amerika Serikat.

Jejak Hubungan Empat Tahun

Pertemuan pertama antara Sarah Ferguson dan P Diddy disebut terjadi pada tahun 2002 di Kota New York. Keduanya diperkenalkan dalam sebuah pesta yang diselenggarakan oleh Ghislaine Maxwell. Namun, hubungan yang dideskripsikan sebagai 'friends with benefits' atau teman tapi mesra tersebut baru benar-benar berkembang sejak tahun 2004 dan kabarnya bertahan selama empat tahun.

Selama periode tersebut, Sarah dan sang rapper seringkali merencanakan pertemuan rahasia di berbagai penjuru dunia. Mereka dilaporkan kerap memilih hotel-hotel bintang tujuh di wilayah Afrika dan Eropa sebagai lokasi persinggahan. Biaya yang dikeluarkan untuk gaya hidup glamor ini pun konon sangat fantastis, mencerminkan kemampuan finansial Diddy yang saat itu berada di puncak kejayaan.

Salah satu fakta menarik yang diungkap dalam laporan tersebut adalah pengaruh Sarah dalam lini bisnis Diddy. Parfum bertajuk 'Unforgivable' yang diluncurkan sang rapper pada tahun 2006 diklaim terinspirasi dari sosok Sarah Ferguson. Diddy kabarnya sangat terkesan dengan selera Sarah terhadap aroma pria, yang kemudian ia tuangkan dalam produk wewangian tersebut.

Kontroversi Melibatkan Putri Kerajaan

Bagian yang paling mengundang kritik dari klaim Lownie adalah keterlibatan putri-putri Sarah, yakni Putri Eugenie dan Putri Beatrice, dalam lingkaran sosial P Diddy. Sarah dituduh pernah membawa kedua putrinya bertemu dengan sang rapper saat mereka masih sangat belia. Bahkan, Putri Eugenie disebut pernah menemani ibunya menghadiri sebuah pesta akhir pekan di atas kapal pesiar milik Diddy saat ia baru menginjak usia 16 tahun.

Kehadiran anggota keluarga kerajaan muda di tengah lingkungan pesta Diddy yang dikenal sangat liar memicu reaksi keras dari lingkungan internal istana. Hal ini dianggap sebagai tindakan yang sangat berisiko bagi citra dan keselamatan para putri kerajaan.

"Pesta-pesta Sean sangat liar. Fakta bahwa dia membawa Eugenie ke sana sangat mengkhawatirkan," ujar seorang anggota staf Keluarga Kerajaan.

Dua Dunia dalam Kemelut Hukum

Saat ini, baik Sarah Ferguson maupun P Diddy berada dalam situasi yang sangat kontras dibandingkan masa-masa pertemuan mewah mereka di hotel bintang tujuh. Sarah dan mantan suaminya telah kehilangan posisi formal mereka dan terusir dari kediaman kerajaan akibat rentetan skandal masa lalu.

Di sisi lain, Sean 'Diddy' Combs sedang menjalani hukuman empat tahun di penjara federal New Jersey. Vonis tersebut dijatuhkan pada Oktober 2025 setelah ia dinyatakan bersalah atas berbagai tuduhan serius, termasuk keterlibatan dalam praktik prostitusi. Hingga narasi ini dipublikasikan, pihak Sarah Ferguson maupun perwakilan P Diddy belum memberikan klarifikasi resmi terkait klaim hubungan masa lalu yang kini menjadi konsumsi publik tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi